Indosat GIG Tutup Layanan 25 November, Pengamat: Perhatikan Nasib Pelanggan

Indosat GIG Tutup Layanan 25 November, Pengamat: Perhatikan Nasib Pelanggan

Tim - detikInet
Minggu, 21 Nov 2021 05:49 WIB
Jakarta -

Layanan internet rumah Indosat GIG akan tutup layanan per 25 November 2021. Pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mengungkapkan bahwa hak-hak pelanggan tetap harus diprioritaskan.

Penutupan Indosat GIG ini buntut dari Mahkamah Agung (MA) yang mengeksekusi denda Rp 1,35 triliun terhadap anak usaha Indosat Oroedoo, yaitu PT Indosat Mega Media (IM2).

Heru mengatakan bahwa kalau keputusan tersebut diambil sebagai upaya untuk memenuhi keputusan Mahkamah Agung. Meski perlu penjelasan kaitannya seperti apa, tentu harus diterima.

Hanya keputusan ini, Direktur Eksekutif ICT Institute ini, dirasa terlalu pendek antara keputusan dan penghentiann layananya. Nasib pelanggan Indosat GIG juga harus diperhatikan.

"Yang menjadi concern adalah nasib pelanggan Indosat GIG. Tentu saja pelanggan jangan sampai dirugikan. Apalagi jika membayar prepaid harus ada pengembalian dana pada konsumen dan harus dipikirkan layanan pengganti pada konsumen," ujar Heru, Sabtu (20/11).

Apabila pelangan sudah melakukan pembayaran, maka pihak perusahaan harus mengeluarkan kompensasi kepada mereka.

"Kompensasi merupakan keharusan bagi pelanggan yang dirugikan sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen," ucapnya.

Apabila ada layanan yang tutup, biasanya perusahaan tersebut mesti mendapatkan persetujuan lebih dahulu dari Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI). Hanya saja badan tersebut dibubarkan Presiden Joko Widodo.

"Karena BRTI sudah dibubarkan, maka izin penghentian layanan (Indosat GIG) harus diberikan oleh Menkominfo," kata Heru.

"Dan tentu, Menkominfo harus lebih dulu mendengar masukan dari kementerian dan lembaga lain, termasuk Badan Perlindungan Konsumen Nasional yang concern terhadap perlindungan terhadap pengguna layanan," tuturnya.

(agt/rns)