Ada Bug '911', Pengguna Android di AS Tak Bisa Telepon Darurat

ADVERTISEMENT

Ada Bug '911', Pengguna Android di AS Tak Bisa Telepon Darurat

Aisyah Kamaliah - detikInet
Selasa, 14 Des 2021 17:51 WIB
SAN FRANCISCO, CA - SEPTEMBER 29:  An attendee inspects the new Nexus 5X phone during a Google media event on September 29, 2015 in San Francisco, California. Google unveiled its 2015 smartphone lineup, the Nexus 5x and Nexus 6P, the new Chromecast and new Android 6.0 Marshmallow software features.  (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)
Buruan Cek, Adakah Bug '911'? Foto: GettyImages
Jakarta -

Selama akhir pekan, beberapa pelanggan Android dengan Microsoft Teams mulai melaporkan bahwa mereka tidak dapat menelepon '911'. Ini adalah bug program perangkat lunak yang cukup mengerikan dan terbukti ada beberapa orang yang melaporkan masalah ini.

Kekhawatiran masih melanda pengguna Android karena Google tidak akan meluncurkan update Android hingga 4 Januari. Untungnya, pengembang telah mengeluarkan alat yang dirancang untuk mendeteksi aplikasi Android yang berpotensi tereksploitasi.

Tool PhoneAccountDetector sengaja dibuat untuk mengidentifikasi dengan kelemahan yang sama yang ditemukan di Microsoft Teams sebelum patch. Seperti namanya, program PhoneAccountDetector ini menyaring aplikasi di ponsel Android untuk mencari aplikasi apa pun yang bisa membuat bug.

Sementara pembaharuan Januari mendatang, pengguna Android harus tetap awas pada bug tersebut. Alat ini bisa menjadi teknik yang berguna untuk memeriksa aplikasi di ponsel sebelum pembaharuan atau update dijalankan. Selain itu, aplikasi ini juga bisa memberikan manfaat keamanan tambahan.

"Berkat ini, aplikasi dapat mengevaluasi apakah ada terlalu banyak Akun Telepon yang terdaftar untuk aplikasi tertentu, dan jika demikian, peringatkan pengguna. Ini juga tercermin dalam daftar yang muncul di tengah layar, yang menunjukkan berapa banyak Akun Telepon yang digunakan," tulis @linuxct.

Ditambah, sangat mudah untuk mendapatkannya. Cukup buka halaman web GitHub, dapatkan APK, settings di ponsel milik pengguna, dan jalankan. Demikian melansir Diglogs, Selasa (14/12/2021).



Simak Video "BMKG Bentuk Tim Keamanan Siber CSIRT"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT