Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Mau Caplok Wilayah, Trump Bikin Orang-orang di Greenland Ketakutan

Mau Caplok Wilayah, Trump Bikin Orang-orang di Greenland Ketakutan


Aisyah Kamaliah - detikInet

A general view shows Nuuk in Greenland, February 4, 2025. REUTERS/Sarah Meyssonnier     TPX IMAGES OF THE DAY
Greenland. Foto: REUTERS/Sarah Meyssonnier
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump tertarik untuk mencaplok Greenland. Hal ini menimbulkan ketakutan orang-orang yang berada di wilayah tersebut.

Wali kota ibu kota Greenland bahkan mengakui bahwa ia kini takut suatu ketika kapal perang Amerika muncul di langit mereka. Avaaraq Olsen mengatakan jelas bahwa rasa takut yang dirasakan oleh 20.000 penduduk komunitas Nuuk semakin meningkat setiap harinya.

Melansir Mirror, Olsen telah menyampaikan pesan pribadi kepada Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang berupaya mengoordinasikan respons NATO terhadap krisis yang semakin meningkat di Greenland. Caranya dengan mengirimkan pasukan untuk membentuk pasukan keamanan besar guna meyakinkan Donald Trump bahwa intervensi AS tidak diperlukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Denmark atau negara lain membuat rencana dan pengumuman tentang Greenland -- tetapi mereka membicarakan kami tanpa melibatkan kami. Jadi, jika Keir Starmer ingin merencanakan sesuatu seperti itu, atau bahkan membicarakannya, dia seharusnya melibatkan penduduk Greenland," tegas sang wali kota.

Olsen mengatakan dirinya sendiri khawatir dengan kabar tersebut, meskipun dia pula yang harus menenangkan masyarakatnya. Dia memahami mengapa warganya menjadi lebih waspada dengan apa yang ada di langit dan laut mereka.

Lebih lanjut, Olsen menyebut masyarakat stres akibat 'berita palsu' yang disebarkan oleh Donald Trump sendiri. Dia pun menegaskan tidak menginginkan kehadiran Trump di sana.

"Itu hanya akan menunjukkan cara lain untuk tidak menghormati kami jika dia datang. Saya benar-benar berpikir bahwa mereka harus berhenti berbohong tentang Greenland... seperti ketika dia mengatakan bahwa ada kapal Rusia dan China yang mengelilingi Greenland," seru Olsen.

Dia menyebut pernyataan semacam itu telah menyakiti orang-orang di Greenland. Ia pun menegaskan agar kebohongan itu benar-benar dihentikan.

Ketika Donald Trump Jr. dan sekutu utamanya, Charlie Kirk mengunjungi Nuuk Januari lalu, Olsen mengklaim gelombang berita palsu lainnya muncul.

Kunjungan Trump Jr. juga menyebabkan situasi aneh di mana anak-anak sekolah diberi uang tunai USD 100. Kemungkinan untuk memenangkan hati dan pikiran mereka, meskipun pada akhirnya membuat penduduk setempat justru marah, menurut Olsen.




(ask/ask)





Hide Ads