Afrika Selatan Juga Panggil WhatsApp Terkait Kebijakan Privasi

Afrika Selatan Juga Panggil WhatsApp Terkait Kebijakan Privasi

Rachmatunnisa - detikInet
Jumat, 15 Jan 2021 11:42 WIB
Ilustrasi WhatsApp
Afrika Selatan Juga Panggil WhatsApp Terkait Privasi. Foto: dok. Rawpixel
Jakarta -

Tak hanya di Indonesia, kebijakan privasi terbaru WhatsApp juga menjadi perhatian regulator di negara lain. Regulator Informasi Afrika Selatan memanggil WhatsApp untuk membahas kebijakan privasi baru WhatsApp dan implikasinya bagi negara.

Regulator mengatakan telah melakukan kontak dengan Facebook Afrika Selatan tentang masalah ini, dan Facebook meresponsnya dengan menyediakan detail kebijakan privasi WhatsApp untuk dianalisis.

"Dalam hal kebijakan yang direvisi, tampaknya ada persyaratan layanan dan kebijakan privasi yang berbeda untuk pengguna di negara-negara Eropa dan di negara-negara non-Eropa," kata perwakilan regulator Afrika Selatan seperti dikutip dari Business Tech, Jumat (15/1/2021).

Regulator Afrika Selatan mengatakan akan menganalisis apakah persyaratan layanan dan kebijakan privasi WhatsApp memang berbeda dan apakah kebijakan privasi yang berlaku untuk pengguna di luar Eropa, termasuk pengguna Afrika Selatan sesuai dengan Protection of Personal Information Act (POPIA).

"Kami tetap berkomitmen untuk memastikan perlindungan informasi pribadi warga Afrika Selatan," katanya.

Untuk diketahui, ketentuan dan kebijakan privasi terbaru yang dirilis WhatsApp menuai pro dan kontra. Salah satu poin update yang menjadi perhatian adalah bagaimana praktek WhatsApp berbagi data dengan Facebook.

Kebijakan ini tentu akan membawa dampak yang signifikan untuk pengguna, terutama bagi pengguna yang khawatir tentang bagaimana data mereka digunakan. Pengguna harus menyetujui kebijakan ini jika masih ingin menggunakan WhatsApp setelah 8 Februari 2021.



Simak Video "Ini Data yang Dibagikan WhatsApp ke Facebook"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)