Sejarah Lahirnya Iklan Pop Up di Internet, Penemunya Minta Maaf

Sejarah Lahirnya Iklan Pop Up di Internet, Penemunya Minta Maaf

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 08 Nov 2021 16:50 WIB
Ethan Zuckerman Penemu Iklan Pop Up
Ethan Zuckerman, penemu iklan pop up di internet. Foto: (Forbes/JD Lasica)
Jakarta -

Lagi buka website, terus ada iklan pop up. Uhhh sebel banget rasanya! Siapa sih yang punya ide bikin iklan pop up? Inilah sejarahnya.

Iklan pop up mungkin jadi fitur paling tidak disukai pengguna internet hari ini. Tapi sejarahnya, fitur ini justru diciptakan dengan niat baik di tahun 1994 silam.

Berdasarkan sejarahnya, penemu iklan pop up adalah Ethan Zuckerman, yang kini menjadi Direktur Centre for Civic Media di MIT. Namun ketika menciptakan iklan pop up di tahun 1990-an, dia adalah pegawai Tripod.com.

Dilansir dari Forbes, seperti dilihat Senin (8/11/2021) sejarahnya begini: Zuckerman pada dekade 1990-an bekerja di Tripod.com. Tripod cari uang dari jualan merchandise, layanan berlangganan dan majalah berbayar.

Namun yang paling laku adalah iklan. Zuckerman dalam sejarahnya pernah menulis sebuah artikel pengakuan dosa di Atlantic, bahwa dialah yang menemukan iklan pop up.

"Kami menganalisa homepage pribadi pengguna jadi bisa menargetkan iklan lebih baik kepada mereka. Sepanjang jalan itu, akhirnya kami menciptakan salah satu yang paling dibenci dalam perangkat periklanan: iklan pop up," kata dia dalam tulisan panjang di Atlantic tahun 2014 lalu.

Awal terciptanya pun menurut Zuckerman bukan dengan niat buruk. Zuckerman bercerita pada tahun 1994, ada sebuah perusahaan mobil besar di Amerika salah beli banner iklan di sebelah iklan situs porno. Mereka takut citra perusahaan mereka jadi rusak lalu menghubungi Tripod.com meminta supaya bisa ditutup.

"Saya menulis kode untuk meluncurkan sebuah window dan menjalankan iklan di dalamnya. Saya minta maaf. Maksud kami saat itu baik," kata Zuckerman.

Pada momen itu tahun 1994, lahirlah pertama kali iklan pop up. Iklan pop up saat itu dianggap sebagai solusi jenius untuk menunjukkan iklan kepada pengguna internet yang sedang browsing. Namun Zuckerman kini menyesalinya. Iklan yang menargetkan pengguna internet kini menjadi hal yang dianggap mengganggu.

"Iklan adalah dosa awal di web. Kekacauan di internet adalah konsekuensi memilih iklan sebagai model dasar untuk mendukung layanan dan konten online," kata dia.

Zuckerman mendukung model bisnis lain di internet demi kegiatan browsing yang lebih baik lagi. Dia mendukung Sir Tim Berners Lee yang mengusulkan situs pribadi berbayar dengan harga terjangkau. Atau model Pinboard yang menawarkan biaya pendaftaran, atau model layanan premium berbayar yang bebas iklan.

Namun realitanya, cuma sebagian orang yang dengan sadar memilih layanan berbayar di internet. Mayoritas pengguna internet tetap mencari yang gratisan, meskipun dibombardir iklan pop up. Anda sendiri bagaimana, detikers?



Simak Video "SpaceX Luncurkan 49 Satelit Internet Starlink"
[Gambas:Video 20detik]
(fay/fyk)