Penipuan Online Disentil Kaesang, Ini Tips Belanja Aman di Marketplace

Penipuan Online Disentil Kaesang, Ini Tips Belanja Aman di Marketplace

Nurcholis Maarif - detikInet
Jumat, 11 Sep 2020 20:05 WIB
belanja
Tips Belanja Aman di Marketplace (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu Kaesang Pangarep mengusili pelaku penipuan jualan online. Putra Presiden Jokowi itu membagikan 'cerita usilnya' lewat akun Twitter-nya dan menjadi viral serta mendapat perhatian dari warganet karena masih maraknya penipuan berkedok jualan online.

Hal ini menjadi perhatian lebih karena tren masyarakat belanja online dari waktu ke waktu. Belum lagi ditambah kondisi pandemi yang menyebabkan pembatasan sosial dan membuat berbelanja online jadi alternatif pilihan terbaik saat ini, salah satunya melalui marketplace.

Berbelanja online lewat marketplace sebenarnya memiliki keunggulan dibandingkan lewat sarana online lainnya, seperti dari sisi pembayaran, pengiriman, keamanan, layanan, dan jangkauan. Ini bukan saja akan memudahkan masyarakat dalam mendapat barang yang akan dibelinya, tetapi juga menghindari dari adanya penipuan.

Namun, sebelum memutuskan berbelanja online lewat marketplace, ada baiknya kamu mengikuti beberapa tips berikut:

1. Pilih Situs Marketplace Terpercaya

Marketplace yang terpercaya menjadi poin utama saat hendak belanja online. Sebab marketplace tersebut biasanya sudah dilengkapi metode perlindungan yang terjamin keamanannya. Cara paling mudah untuk mengeceknya ialah melalui review dan testimoni orang lain.

2. Baca Deskripsi Produk dengan Teliti

Setiap penjual di marketplace pasti memberi deskripsi produk yang mereka jual. Pastikan kamu telah membacanya dulu sebelum memasukkannya dalam keranjang, apalagi langsung melakukan pembayaran. Ini agar produk tersebut sesuai dengan yang ingin dibeli.

3. Cek Review Produk dari Pembeli Lainnya

Di marketplace, kamu bisa melihat review dan testimoni dari barang yang akan dibeli dari pembeli sebelumnya. Ini bisa jadi meyakinkanmu atau mencari toko lain untuk mendapatkan barang yang akan dibeli. Makanya, usai membeli sesuatu dari marketplace, lebih baik kamu juga menulis review sebab hal itu akan berguna buat calon pembeli lainnya.

4. Cek Lokasi Toko dan Pilihan Kurir

Marketplace menawarkan lebih banyak penjual buat satu produk yang bakal kamu beli karena memiliki jangkauan yang lebih luas. Kamu juga memiliki layanan pengiriman yang lengkap, mulai dari kargo sampai yang instan. Beberapa marketplace bahkan bisa melacak pengiriman barang dari aplikasi.

5. Upayakan Jangan Melakukan Pembayaran di Luar Platform

Sebab marketplace biasanya menawarkan kemudahan dalam transaksi karena semua diatur oleh sistem dan itu justru lebih aman buat pembeli maupun penjual. Banyak pilihan moda dengan mitra perbankan, dan untuk penjual, tidak perlu lagi cek saldo secara manual.

Dalam sistem marketplace, biasanya transaksi baru akan diproses ketika pembayaran diverifikasi oleh platform dengan sistem rekber. Jadi ini akan menghindari ancaman penipuan dari pembeli maupun penjual yang nakal.

Selain itu, marketplace juga pasti memiliki tim customer service yang bisa membantu proses penyelesaian jika ada kendala dari pembeli maupun penjual. Jadi tidak perlu mengurusi komplain satu per satu dan tidak perlu takut misalnya kalau penjual kabur setelah transaksi selesai.

Beberapa langkah di atas bisa membuat masyarakat semakin mudah, aman, dan nyaman saat berbelanja online. VP of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak bahkan mengatakan platform marketplace memang hadir dengan sistem yang memang didesain untuk membantu membuat transaksi jual-beli menjadi lebih mudah dan nyaman.

Dari sisi pembayaran, logistik, hingga layanan pelanggan semua sudah diatur dengan rapi oleh sistem. Ia mencontohkan di Tokopedia, pihaknya menjadi perusahaan teknologi pertama yang menerapkan sistem rekening bersama di Indonesia untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat saat transaksi belanja online.

"Kami juga memberikan opsi 50 moda pembayaran, dan bekerja sama dengan 13 mitra logistik yang telah menjangkau 98% kecamatan di Indonesia. Di sisi lain, kami memiliki layanan pelanggan yang sepenuhnya berbasis digital yang dapat diakses 24 jam dalam seminggu untuk menjawab segala pertanyaan pengguna," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (11/9/2020).

(akn/fay)