Lawan Corona, Dua Kreator Lokal Ini Paling Dicari di Tokopedia

Lawan Corona, Dua Kreator Lokal Ini Paling Dicari di Tokopedia

Alfi Kholisdinuka - detikInet
Selasa, 08 Sep 2020 14:49 WIB
Logo Tokopedia
Foto: Dok. Tokopedia
Jakarta -

Sejak kesadaran masyarakat terhadap pandemi COVID-19 meningkat, kebutuhan akan produk kesehatan dan kebutuhan pokok lain melonjak signifikan. Tanpa disadari, hal itu membuat para kreator lokal produk kesehatan di Indonesia kini berdampak besar dalam membantu melawan pandemi virus Corona (COVID-19).

Menurut External Communications Senior Lead Tokopedia Ekhel Chandra Wijaya riset internal Tokopedia beberapa waktu lalu menunjukkan produk kesehatan merupakan yang paling banyak dicari. Terlebih kini dengan adanya platform online membuat berbagai usaha dalam bidang kesehatan itu terus bertahan dan memberi dampak baik.

"Belanja online memang dapat menjadi alternatif mengurangi risiko penyebaran virus di tempat ramai sekaligus mendorong bisnis lokal, contohnya dr soap dan Herborist di Tokopedia, mereka terus beroperasi secara online," ujar Ekhel dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2020).

Ia menuturkan para kreator lokal produk kesehatan tersebut, ternyata berperan aktif melawan COVID-19. Tidak hanya berjuang memutar roda perekonomian digital, mereka juga merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk terus meningkatkan produksi demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk kesehatan, terutama di tengah pandemi ini.


dr soap, Surabaya

Eunike Selomith dan Joycellynne Stefanie, dua perempuan bersaudara sekaligus Founder dr soap asal Surabaya ini misalnya, sejak 2015 keduanya terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan. Salah satunya dengan menghadirkan produk yang kini penting dan dicari oleh tiap orang.

Padahal awal perjalanan dr soap dulu dihadapkan dengan sederet tantangan. Salah satunya ditolak berbagai ritel offline dan pameran karena produk pembersih premium termasuk dalam kategori bisnis yang tidak umum. Hal ini tidak menyurutkan integritas dan tekad dua pemiliknya.

TokopediaTokopedia Foto: Dok. Tokopedia


Eunike dan Stefanie akhirnya menemukan berbagai peluang kolaborasi, termasuk bergabungnya dr soap sebagai Official Store di Tokopedia untuk mendapatkan panggung lebih luas. Platform online, menurut Eunike, bisa menjadi rumah bagi siapa saja yang ingin menciptakan peluang. Nama dr soap kini sudah menjangkau Papua dan bahkan mancanegara.

Seiring dengan perkembangan bisnis Eunike dan Stefanie, pada tahun 2019, Engelin Rosafina dan Lani Natalia bergabung sebagai Partner dr soap untuk mendirikan perusahaan distribusi. Dengan menggandeng puluhan mitra distributor dan pengecer, dr soap kini tersebar lebih dari 500 ritel offline dan online di seluruh Indonesia.

Di sisi lain, dr soap juga berkolaborasi dengan lembaga kemanusiaan dan organisasi perkumpulan dokter, untuk menyalurkan bantuan berupa produk hand sanitizer kepada sejumlah instansi kesehatan dan masyarakat luas yang membutuhkan.

"Kami terus mengeksplorasi peluang kerja sama dengan berbagai instansi, besar maupun pemula, untuk memudahkan pengadaan produk sanitasi. Harapannya, kami dapat menggencarkan produksi sesuai kebutuhan sehingga dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan dan kebersihan di tengah pandemi COVID-19," ungkap Eunike.


Herborist, Semarang

Kreator lokal kedua yakni Herborist, bermula dari usaha distribusi kosmetik, toiletries dan parfum yang dirintis sejak 1998, CEO PT Victoria Care Indonesia, Billy Hartono Salim melihat kebutuhan masyarakat yang tinggi akan produk kosmetik, toiletries dan parfum. Pada tahun 2001, Billy memutuskan untuk memproduksinya sendiri melalui sejumlah merek, kemudian lewat Herborist pada tahun 2007.

Billy pun terus mengeksplorasi beragam inovasi dan strategi pemasaran untuk menjangkau masyarakat luas, salah satunya lewat berjualan online di Tokopedia. Sejak bergabung sebagai Official Store, Herborist telah menjual lebih dari 47.000 produk kepada masyarakat dari Sabang sampai Merauke. Bahkan sudah memiliki tim khusus untuk menangani penjualan online, yang tadinya hanya berjumlah 3 orang kini hampir 40 orang.

TokopediaTokopedia Foto: Dok. Tokopedia

Di tengah pandemi COVID-19, Herborist berinisiatif memulai produksi hand sanitizer dengan harga terjangkau. Sumardi menjelaskan, awalnya pihaknya membuat cairan antiseptik khusus untuk kebutuhan sanitasi pabrik kami.

"Melihat perkembangan COVID-19 di Indonesia, kami menggerakkan 2/3 tim produksi untuk fokus membuatnya secara massal demi membantu masyarakat mendapatkan produk kesehatan dengan mudah," terangnya OO PT Victoria Care Indonesia, Sumardi Widjaja.

Herborist juga berkolaborasi dengan pemerintah daerah, salah satunya Pemprov Jateng, untuk menyalurkan bantuan berupa 5.000 liter hand sanitizer kepada instansi kesehatan, seperti puskesmas. "Harapannya, upaya kami bersama seluruh pihak dapat membantu memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 di Indonesia," jelas Sumardi.

(prf/fay)