Masih Pakai BlackBerry? Siap-siap, Seri Jadul Tak Berfungsi Lagi

Masih Pakai BlackBerry? Siap-siap, Seri Jadul Tak Berfungsi Lagi

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 02 Jan 2022 08:07 WIB
A Blackberry smartphone is displayed in this August 12, 2010 illustrative photo. REUTERS/Bobby Yip/File Photo             GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD PACKAGE       SEARCH BUSINESS WEEK AHEAD JUNE 20 FOR ALL IMAGES
Masih Pakai BlackBerry? Siap-siap, Seri Jadul Tak Berfungsi Lagi. Foto: Reuters
Jakarta -

BlackBerry memberi peringatan pada para pengguna setianya, bahwa software untuk sejumlah seri perangkatnya tidak lagi berfungsi mulai minggu depan.

Hal itu dikarenakan pada 4 Januari 2022, mantan Raja Ponsel tersebut menonaktifkan sistem operasi yang dibangunnya dari nol. Perangkat yang menjalankan BlackBerry 7.1 atau lebih lawas, BlackBerry 10, atau sistem operasi tablet PlayBook akan terdampak penonaktifan ini.

Dengan demikian, jika kalian termasuk pengguna perangkat dengan software ini, kalian dapat mengalami masalah saat melakukan panggilan telepon, mengirim pesan teks, menelepon layanan darurat, dan mengakses data.

Seperti dikutip dari Xpress, pengguna yang terdampak perubahan ini adalah mereka yang menggunakan ponsel BlackBerry jadul yang sudah melewati tanggal yang memenuhi syarat untuk upgrade.

Perangkat yang menjalankan BlackBerry 10 akan menjadi ponsel terbaru yang terdampak. Tetapi OS ini pertama kali diluncurkan kembali pada tahun 2013. Sementara BlackBerry 7.1 dan OS tablet PlayBook, memulai debutnya pada tahun 2011.

BlackBerry awalnya mengumumkan tanggal akhir dukungan untuk softwarenya pada September 2020, dan telah mengingatkan penggunanya saat tanggal cut-off makin dekat.

"Sebagai pengingat, layanan lama untuk BlackBerry 7.1 OS dan versi sebelumnya, software BlackBerry 10, BlackBerry PlayBook OS 2.1 dan versi sebelumnya, tidak akan tersedia lagi setelah 4 Januari 2022," demikian pengumuman disampaikan BlackBerry saat Hari Natal.

Mendekati hari H, perangkat yang menjalankan layanan dan software lawas baik melalui operator atau koneksi WiFi secara bertahap tidak lagi berfungsi dengan baik, termasuk untuk fungsi data, panggilan telepon, SMS, dan 911.

"Kami berterima kasih kepada para pelanggan dan mitra kami atas kesetiaan bertahun-tahun, dan mengundang Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana BlackBerry menyediakan software dan layanan keamanan cerdas untuk perusahaan dan pemerintah di seluruh dunia," kata BlackBerry.

Jangan sedih, jika ingin tetap menggunakan perangkat merek BlackBerry, kalian dapat beralih ke salah satu ponsel BlackBerry yang sudah berbasis Android.

BlackBerry beralih ke OS buatan Google pada tahun 2015, dan perangkatnya sejak saat itu tidak akan terdampak oleh tanggal batas yang akan datang. Jika kalian memiliki perangkat BlackBerry lawas, dan ingin mem-backup data, ikuti tautan di halaman support.



Simak Video "5 Faktor Pendorong BlackBerry Disuntik Mati"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)