βBBM sendiri memang sudah dikenal sebagai platform messaging yang reliable dalam pengiriman pesan dan juga aman. Pada saat kita kerjasama dengan Permata Bank untuk mendapatkan license dan segala macamnya, benar-benar langsung diuji oleh Bank Indonesia. Jadi sesuai regulasi dan sudah dicek oleh mereka,β kata Technical Consultant BlackBerry Indonesia Adam D'Arcy di kantor BlackBerry Indonesia, Selasa (16/6/2015).
Keberadaan BBM Money sebagai pilot project di Indonesia diakui BlackBerry karena mereka melihat peluang kebiasaan orang Indonesia memanfaatkan BBM untuk transaksi jual beli. Namun kemudian, pembayaran akan dilakukan secara cash-on-delivery atau lewat transfer ATM. Selain itu, penetrasi kartu kredit terbilang masih kecil.
Saat baru diperkenalkan pada 2014, BBM Money baru berfungsi untuk membeli pulsa dan mentransfer uang ke teman. Dengan adanya fitur instant mobile, payment BBM Money kini dilirik merchant online untuk membuka lapak baru di layanan ini. Dengan fitur ini, pengguna bisa berbelanja dan bertransaksi online secara langsung.
e-Commerce di Indonesia punya peluang bagi pertumbuhan mobile payment. Tak heran, jika BlackBerry mengarahkan sasaran implementasi BlackBerry Messenger (BBM) Money ke Indonesia.
"Indonesia adalah pasar e-commerce dengan pertumbuhan tercepat kedua di dunia setelah China. Penetrasi kartu kredit pun terbilang masih kecil, sehingga Indonesia sangat cocok untuk BBM Money," ujar Senior Vice President Emerging Solutions of BlackBerry, Matthew Talbot beberapa waktu lalu.
(rns/ash)