Berkat Huawei, Penjualan Samsung Naik di Kuartal Ketiga 2020

Berkat Huawei, Penjualan Samsung Naik di Kuartal Ketiga 2020

Josina - detikInet
Jumat, 30 Okt 2020 13:10 WIB
A man walks behind a logo of Samsung Electronics at the companys headquarters in Seoul April 30, 2010.  REUTERS/Jo Yong-Hak/File Photo
Penjualan Samsung Naik di Kuartal Ketiga 2020 (Foto: Reuters)
Jakarta -

Samsung Electronics telah mengumumkan pendapatan kuartal ketiga pada periode Juli-September 2020. Pada periode tersebut Samsung menghasilkan pendapatan sebanyak 66,96 triliun Won dan laba operasi 12,35 triliun.

Angka tersebut adalah pendapatan kuartal tertinggi yang pernah ada bagi raksasa elektronik asal Korea Selatan ini. Samsung mengatakan bahwa mereka mampu memenuhi permintaan pelanggan yang meningkat saat pandemi COVID-19.

"Bahkan ketika pandemi COVID-19 berlanjut di seluruh dunia, pembukaan kembali negara-negara ekonomi utama menyebabkan peningkatan permintaan konsumen yang signifikan," kata Samsung dalam sebuah pernyataan dilansir The Verge, Jumat (30/10/2020).

"Samsung Electronics mampu merespons secara agresif melalui manajemen rantai pasokan global yang fleksibel, melaporkan pendapatan kuartalan tertinggi yang pernah ada." tambahnya.

Samsung mengatakan bahwa peningkatan permintaan untuk smartphone jadi faktor untuk angka pendapatan tersebut, sementara laba operasi mengalami peningkatan 59% dari tahun ke tahun yang turut dipengaruhi dari penjualan yang lebih kuat dari chip memory dan produk konsumen.

Menariknya lonjakan Samsung ini adalah peluang dari kasus Huawei yang mendapatkan sanksi daftar hitam perusahaan di AS.

Meski demikian, Samsung memperingatkan akan keuntungan yang lebih rendah di kuartal mendatang karena perkiraan penurunan permintaan memori dan persaingan yang lebih tinggi di pasar smartphone.

Perlu dicatat bahwa sementara Samsung telah meluncurkan ponsel andalan pada kuartal sebelumnya, termasuk lini Galaxy Note 20, Galaxy Z Fold 2, dan Galaxy Z Flip 5G, peluncuran iPhone tahunan Apple mengalami kemunduran yang jarang terjadi pada bulan Oktober.

Itu berarti Samsung dapat meluncurkan ponsel barunya tanpa harus bersaing dengan pesaing terbesarnya di beberapa pasar utama.

Namun, di tempat lain, penurunan smartphone akibat sanksi Huawei akan menghadirkan peluang bagi kedua perusahaan untuk saling bersaing memperebutkan pangsa pasar tambahan. Peluncuran iPhone nanti juga akan memberikan dorongan untuk bisnis layar OLED Samsung.

Melihat ke tahun depan, Samsung mengatakan rencananya untuk lebih fokus pada ponsel yang dapat dilipat sebagai cara untuk membedakan jajaran andalannya, sementara juga bertujuan untuk menjadikan 5G lebih sebagai proposisi pasar massal.



Simak Video "Kiat Buat Konten Menarik di Samsung Content Creator Class"
[Gambas:Video 20detik]
(jsn/afr)