China Geram Inggris Larang Perangkat Huawei

China Geram Inggris Larang Perangkat Huawei

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 16 Jul 2020 13:15 WIB
Huawei Technologies Co. Ltd punya kantor pusat di kota Shenzen, provinsi Guangdong, Cina. Perusahaan itu membangun kantor pusatnya dengan gaya kebarat-baratan.
Kantor Huawei. Foto: Tyrone Siu/Reuters
London -

Pemerintah China geram terhadap pemerintah Inggris yang memutuskan perangkat telekomunikasi Huawei tidak boleh dipasang di jaringan 5G. Hal itu mereka sebut tidak berdasar dan akan menjadi preseden buruk.

"Cara kalian memperlakukan Huawei akan dilihat dengan sangat dekat oleh para pebisnis China lain," kata duta besar China untuk Inggris, Liu Xiaoming yang dikutip detikINET dari BBC.

"Saya akan berargumentasi bahwa Inggris hanya akan menjadi Inggris yang hebat jika punya kebijakan luar negeri yang independen, daripada dipandang oleh China dan seluruh dunia, sebagai mitra junior Amerika Serikat," cetusnya lagi.

Beijing tampaknya juga memperingatkan bahwa Inggris akan membayar harganya. "Inggris memakai hal tak berdasar sebagai alasan bekerja sama dengan Amerika Serikat. Setiap keputusan dan aksi ada harganya," cetus Hua Chunying selaku juru bicara Kementerian Luar Negeri China.

Dalam aturan pemerintah Inggris, operator telekomunikasi seperti BT dan Vodafone diberikan waktu hingga tahun 2027 untuk menarik semua peralatan Huawei dari jaringan 5G milik mereka. Pihak Huawei tentu menyesalkan keputusan itu.

"Keputusan yang mengecewakan ini merupakan kabar buruk bagi siapapun di negeri Inggris yang mempunyai ponsel. Ini akan memperlambat laju perkembangan digital di Inggris, mendongkrak biaya tagihan menjadi lebih mahal, dan kesenjangan digital di negeri tersebut akan makin lebar," cetus Edward Brewster, juru bicara Huawei UK.

"Keputusan ini alih-alih justru akan membawa Inggris ke kemunduran, bukan kemajuan. Untuk itu, kami mengimbau Pemerintah Inggris untuk meninjau kembali keputusannya. Kami masih menyakini bahwa pembatasan baru yang diserukan oleh AS tidak akan berpengaruh terhadap ketahanan atau keamanan produk-produk yang kami pasok ke Inggris," tambah dia.

Sangat disayangkan masa depan kami di Inggris telah dipolitisasi dan ini bukan tentang isu keamanan, namun semata-mata karena terkait isu kebijakan dagang AS. Selama dua puluh tahun, Huawei selalu fokus untuk membangun negara Inggris yang terhubung lebih baik," pungkasnya.



Simak Video "China Tuding Inggris dan AS Berkoalisi Memblokir Huawei"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/fay)