Cara Amankan Foto e-KTP ala Bocah 14 Tahun

Cara Amankan Foto e-KTP ala Bocah 14 Tahun

Rachmatunnisa - detikInet
Minggu, 07 Nov 2021 16:30 WIB
NIK Tidak Ditemukan di Dukcapil, Ini Penyebab hingga Solusinya
Foto: Andhika Prasetia/Detikcom
Jakarta -

Di era layanan digital seperti sekarang, foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) jadi salah satu dokumen penting karena sering digunakan untuk memverifikasi berbagai hal. Di sisi lain, ini membuka celah penyalahgunaan identitas pribadi.

Salah satu cara menghindari pencurian dan penyalahgunaan data pribadi adalah dengan memberi watermark pada foto KTP, seperti yang dijelaskan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Cara ini bisa dilakukan dengan menggunakan aplikasi edit foto. Dengan menambahkan watermark, nantinya akan sulit bagi pihak-pihak tak bertanggung jawab mengedit dan menyalahgunakan foto e-KTP tersebut.

Sirilius KevinProgrammer cilik Sirilius Kevin membagikan informasi tentang Watermark KTP yang dikembangkannya. Foto: Instagram @siriliuskevin

Nah, pengguna Twitter Sirilius Kevin, lewat akun Twitter-nya @siriliuskevin, membagikan cara watermark foto e-KTP lewat ponsel maupun PC.


Banyak yang merespons secara positif cuitan bocah 14 tahun asal Yogyakarta ini. Beberapa programmer dan pengamat keamanan cyber pun me-retweet cuitannya tersebut sehingga Watermark KTP yang dikembangkan Kevin menjadi viral.

Berikut ini cara membuat watermark foto e-KTP agar tidak disalahgunakan:

  1. Masuk ke situs https://watermarkktp.com/
  2. Plih foto E-KTP pada kolom 'Pilih Gambar'
  3. Isi tulisan watermark yang akan di masukkan
  4. Pilih jenis tulisan atau font
  5. Pilih posisi watermark
  6. Pilih ukuran watermark
  7. Tentukan warna watermark
  8. Atur rotasi watermark
  9. Atur opacity teks
  10. Pilih "Download" untuk mengunduh file e-KTP yang sudah di watermark
  11. Secara otomatis, file sudah masuk di dalam galeri di ponsel atau komputer kalian.

Jika kalian mempertanyakan tentang keamanannya, file KTP yang diunggah diklaim tak pernah keluar dari komputer atau ponsel pengguna.

Peneliti keamanan cyber Teguh Aprianto menjelaskan hal ini dengan mengatakan bahwa semua proses yang dilakukan situs itu dilakukan dari sisi client, sehingga tak ada perpindahan file yang diunggah ke server.


Situs Watermark KTP pun sudah menjawab pertanyaan mengenai keamanan ini yang bisa dibaca pada halaman privasi.

"Watermark KTP adalah alat sederhana untuk menambahkan teks (watermark) ke dalam scan KTP sebagai penandaan dan upaya pengamanan data pribadi. Watermark KTP tidak pernah mengirim gambar yang diunggah Pengguna keluar dari peramban Pengguna," tulisnya.



Simak Video "Jubir: Masalah Kebocoran Data Bukan Hanya Tugas Kominfo Sendiri"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/rns)