Sebenarnya Data Pribadi di Aplikasi PeduliLindungi Buat Apa Aja? - Halaman 2

ADVERTISEMENT

Sebenarnya Data Pribadi di Aplikasi PeduliLindungi Buat Apa Aja?

Tim - detikInet
Minggu, 03 Jan 2021 13:31 WIB
PeduliLindungi
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET


Pengolahan Data Pengguna

Data yang telah diambil akan diolah di server yang selanjutnya dilakukan analisis contact tracing, di mana mekanismenya seperti berikut:

1. Pengguna akan memiliki daftar "contact" per hari yang didapat melalui hubungan antara satu bluetooth dengan bluetooth pengguna PeduliLindungi lainnya yang saling berdekatan.
2. Analisis MAC address akan dilakukan setelah data tersimpan di server dengan cara melihat MAC address yang bersinggungan di lokasi dengan radius 10 meter dalam waktu yang bersamaan.
3. Jika ditemukan beberapa MAC address dalam lokasi dan waktu yang sama yang saling bersinggungan, maka dapat diartikan bahwa "contact" antara beberapa pengguna telah terjadi.
4. Semua proses analisis akan dilakukan di server dan menjadi acuan bagi pemerintah dalam menangani masalah tracing penyebaran COVID-19 di Indonesia.

Selain itu, data yang tersimpan akan diolah untuk kebutuhan:

1. Menentukan siapa yang pernah memiliki histori kontak dengan kasus COVID-19 yang Terkonfirmasi, Suspek, atau Kontak Erat.
2. Menentukan lokasi karantina mandiri dan memberikan notifikasi kepada orang yang dinyatakan harus menjalani karantina mandiri.
3. Memberikan informasi kepada masyarakat terkait zonasi yang ditentukan oleh pemerintah.
4. Sebagai informasi umum dalam dashboard untuk pemerintah dalam.
5. Untuk melihat statistik dan riwayat "contact" serta riwayat bepergian pengguna PeduliLindungi.


Saat Pengguna Terdiagnosa Positif COVID-19

Bila kondisinya pengguna positif COVID-19, aplikasi PeduliLindungi akan meminta persetujuan guna mengakses data hasil contact tracing dalam waktu 14 hari terakhir yang tersimpan di server PeduliLindungi.

Selain itu, PeduliLindungi juga akan meminta persetujan pengguna agar dapat mengakses data hasil contact tracing dalam waktu 14 hari terakhir yang tersimpan di server PeduliLindungi.

Jika kalian melakukan "contact" dengan pengguna lain yang rupanya positif Corona, maka akan mendapatkan notifikasi bahwa telah melakukan kontak yang terdiagnosa COVID-19 dalam rentang 14 hari terakhir. Kalian pun diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan pemerintah setempat.


Data Pengguna Aplikasi PeduliLindungi

PeduliLindungi mengungkapkan pengumpulan data perangkat pengguna dan versi aplikasi bertujuan sebagai peningkatan pengalaman pengguna (user experience) yang lebih baik.

Data lokasi untuk mendukung fitur "Zonasi Covid-19", fitur yang tetap berjalan tanpa perlu membuka aplikasi. Pengguna akan menerima notifikasi ketika berpindah dari zona yang satu ke zona lainnya. Aplikasi akan memberikan informasi apakah zona di mana pengguna berada adalah zona merah (zona terinfeksi), zona hijau (zona aman) atau zona kuning (zona waspada) yang terimbas oleh virus COVID-19.

PeduliLindungi mengklaim pengguna akan terbantu karena notifikasi akan dikirim secara "real time" meski tanpa membuka aplikasi. Untuk bisa digunakan, Fitur "Zonasi Covid-19" ini membutuhkan background location dari perangkat pengguna, sehingga pengguna perlu mengizinkan permission yang dibutuhkan PeduliLindungi untuk mengakses background location tersebut.

PeduliLindungi mengatakan memuat beberapa tautan ke aplikasi atau website milik pihak ketiga, yang mungkin akan mengambil dan mengolah data pengguna. PeduliLindungi tidak memiliki akses terhadap data atau informasi yang anda berikan kepada aplikasi atau website tersebut.

Penghapusan data dilakukan setelah pandemi dinyatakan berakhir, yang mana penghapusannya secara berkala:

- Data kontak bluetooth yang tersimpan di penyimpanan lokal ponsel Anda akan dihapus secara berkala setelah data dikirim ke server setiap hari.
- Jika pengguna menghapus aplikasi, data akan ikut terhapus.
- Anda dapat meminta penghapusan data di server melalui email ke pedulilindungi@kominfo.go.id

Pada saat pandemi dinyatakan berakhir. Berdasarkan keputusan pemerintah, PeduliLindungi akan menghapus seluruh data pengguna setelah pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir oleh Pemerintah RI.

"Dalam hal PeduliLindungi ingin terus dimanfaatkan oleh pemerintah atau pihak lain untuk keperluan lainnya, maka Anda akan mendapatkan notifikasi persetujuan," pungkasnya.



Simak Video "Kemenkes Beberkan Masa Depan Aplikasi PeduliLindungi"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/agt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT