Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Indonesia Dikabarkan Mau Borong 40 Jet Tempur JF-17 dari Pakistan

Indonesia Dikabarkan Mau Borong 40 Jet Tempur JF-17 dari Pakistan


Tim - detikInet

Jet tempur F-17
Foto: Wikipedia
Jakarta -

Indonesia dan Pakistan kabarnya semakin dekat untuk mencapai kesepakatan pertahanan untuk pemebelian jet tempur JF-17 yang dikembangkan bersama oleh China dan Pakistan. Hal itu dilaporkan Reuters dengan mengutip sejumlah sumber.

Menanggapi kabar ini, pakar asal China mengklaim bahwa JF-17 adalah pesawat tempur luar biasa dengan sistem radar dan persenjataan canggih dan minat asing mencerminkan bahwa pesawat ini semakin mendapatkan pengakuan internasional.

Dikutip detikINET dari Global Times, sumber menyebut jika Menteri Pertahanan Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan Marsekal Zaheer Ahmed Baber Sidhu di Islamabad, Pakistan, untuk membahas potensi kesepakatan yang mencakup penjualan jet tempur dan drone tempur ke Jakarta.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu sumber mengatakan pembicaraan berkisar pada penjualan jet JF-17 serta drone yang dirancang untuk pengawasan dan penyerangan target. Dua sumber lainnya menyebutkan bahwa pembicaraan sudah berada pada tahap lanjut dan melibatkan pembelian lebih dari 40 unit jet JF-17. Salah satu dari mereka mengatakan Indonesia juga tertarik pada drone Shahpar buatan Pakistan.

Para sumber tersebut tidak membocorkan mengenai jadwal pengiriman dan berapa tahun durasi kesepakatan, namun kedua belah pihak telah mengonfirmasi adanya pertemuan itu.

ADVERTISEMENT

Wang Ya'nan, pemimpin redaksi majalah Aerospace Knowledge di Beijing, mengatakan jet tempur JF-17 menarik lebih banyak minat asing, terutama karena kinerjanya. JF-17 adalah jet tempur generasi keempat tingkat atas yang terus menerima peningkatan pada radar, senjata, dan sistem komunikasinya, dengan mempertahankan biaya pengadaan cukup rendah.

Alasan lain di balik meningkatnya minat asing terhadap senjata dan peralatan yang dikembangkan bersama oleh China-Pakistan bisa jadi adalah pertempuran udara antara Pakistan dan India pada Mei 2025, di mana mereka menunjukkan kemampuan dalam pertempuran nyata.

CAC/PAC JF-17 Thunder, yang juga dikenal sebagai FC-1 Xiaolong, adalah pesawat tempur multi-peran (multirole) supersonik ringan bermesin tunggal buatan China-Pakistan yang dikembangkan bersama oleh Chengdu Aircraft Corporation (CAC) dari China dan Pakistan Aeronautical Complex (PAC).

Sebanyak 58 persen kerangka pesawat JF-17, termasuk bagian depan badan pesawat , sayap, dan penstabil vertikal, diproduksi di Pakistan, sedangkan 42 persen diproduksi di China, dengan perakitan akhir dan produksi massal berlangsung di Pakistan.

JF-17 dirancang dan dikembangkan terutama untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Udara Pakistan (PAF) akan pesawat tempur multi-peran ringan generasi keempat yang terjangkau serta tidak bergantung pada komponen asing yang rentan embargo.

JF-17 bukan satu-satunya jenis pesawat tempur China yang sedang dipertimbangkan Indonesia untuk dibeli. Oktober 2025, Menteri Pertahanan Indonesia dilaporkan mengatakan akan membeli jet tempur Chengdu J-10 China.

Ketika diminta mengonfirmasi informasi tersebut, Zhang Xiaogang, jubir Kementerian Pertahanan China, mengatakan pada konferensi pers tanggal 30 Oktober bahwa pihak China mengambil sikap hati-hati dan bertanggung jawab terhadap ekspor produk militer.

"Kami bersedia berbagi pencapaian terbaru modernisasi peralatan dengan negara-negara pecinta perdamaian, dan bersama-sama menjaga perdamaian serta stabilitas kawasan dan sekitarnya," kata Zhang kala itu.




(fyk/fyk)







Hide Ads