Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Aneka Hewan Lokal yang Makan Ikan Sapu-sapu, Harapan Itu Ada

Aneka Hewan Lokal yang Makan Ikan Sapu-sapu, Harapan Itu Ada


Fitraya Ramadhanny - detikInet

5 Cara Membasmi Ikan Sapu-sapu di Sungai, Hama Invasif Pengancam Ekosistem
Ikan sapu-sapu (Foto: Juan Carlos Caicedo HernΓ‘ndez/iNaturalist/CC BY 4.0)
Jakarta -

Ikan sapu-sapu yang invasif di sungai, aslinya dari Amazon. Ia tidak punya musuh alami di Indonesia, atau mungkin belum.

Ikan sapu-sapu dari beberapa spesies dalam famili Loricariidae, bukan cuma bikin masalah di Indonesia. Mereka menjadi masalah di semua perairan tawar yang hangat baik itu sungai dan danau. Dari Florida sampai India, dari Indonesia sampai Sri Lanka.

Dilansir dari laman IPB University, Sabtu (25/4/2026) ikan sapu-sapu (Pterygoplichthys pardalis) berkembang biak sangat cepat. Satu betina bisa menghasilkan 19.000 telur dalam satu siklus dan bisa beberapa kali dalam setahun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Amazon, ikan sapu-sapu punya banyak predator alami yang mengendalikan populasinya seperti buaya Cayman, burung Cormorant, ikan Common Snook dan ikan Tarpon. Di luar Amazon, ikan sapu-sapu nyaris tanpa lawan.

Itu sebabnya banyak ilmuwan dunia termasuk di Indonesia meneliti apakah ada hewan lokal di negara masing-masing yang bisa menjadi predator baru untuk ikan sapu-sapu. Jawabannya adalah: ada!

ADVERTISEMENT

Pakar ikan dan konservasi ikan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB University, Dr Charles PH Simanjuntak mengatakan ada sejumlah ikan di Indonesia yang makan ikan sapu-sapu. Charles mengatakan baru ikan baung dan ikan betutu yang bisa menjadi predator lokal pemburu ikan sapu-sapu.

"Dari sisi kontrol biologis, pemanfaatan predator alami seperti ikan baung dan betutu dapat membantu mengendalikan populasi, meskipun hanya efektif pada fase juvenil ikan sapu-sapu berukuran 0,6-1,0 cm," ujarnya dalam laman IPB University.

Penelitian di Amerika beda lagi. Burung heron biru di Florida misalnya, mereka diketahui memangsa ikan sapu-sapu dalam publikasi riset Noah R Bressman dkk di Jurnal Ichthyology & Herpetology Volume 109 Issue 2 tahun 2021.

Sementara itu dalam jurnal Neotropical Biology and Conservation Volume 13 Issue 3 tahun 2020, Calros A Gaitan et. al. meneliti ikan sapu-sapu di negara Guatemala. Beberapa hewan lokal di Guatemala sudah bisa menjadi predator baru untuk ikan sapu-sapu, yaitu burung nasar hitam atau black vulture (Coragyps atratus), burung bare-throated tiger heron (Tigrisoma mexicanum) dan anjing lokal.

Penelitian predator ikan sapu-sapu juga dilakukan di Sri Lanka oleh Suranjan Karunarathna et. al. Dikutip dari ResearchGate, mereka menemukan fakta bahwa biawak air (Varanus salvator) juga memangsa ikan sapu-sapu.

Kabar baiknya untuk orang Indonesia adalah, Varanus salvator juga merupakan biawak yang umum ditemukan di Indonesia. Semoga biawak di Indonesia juga memburu ikan sapu-sapu, ya detikers!

Meskipun predator asli ikan sapu-sapu di Amazon tidak ada di Tanah Air, semoga lebih banyak lagi predator lokal di Indonesia yang bisa makan ikan sapu-sapu dan membantu manusia mengendalikan populasinya. Ingat-ingat detikers, jangan buang ikan sapu-sapu ke sungai. Lebih baik dimatikan atau dikubur seperti yang dilakukan pihak Pemprov DKI Jakarta.

(fay/fyk)







Hide Ads