70 Tahun Silam, Pria Bernama 'Elon' Diprediksi Jadi Penguasa Mars

70 Tahun Silam, Pria Bernama 'Elon' Diprediksi Jadi Penguasa Mars

Virgina Maulita Putri - detikInet
Senin, 10 Mei 2021 13:00 WIB
Elon Musk founder, CEO, and chief engineer/designer of SpaceX speaks during a news conference after a Falcon 9 SpaceX rocket test flight to demonstrate the capsules emergency escape system at the Kennedy Space Center in Cape Canaveral, Fla., Sunday, Jan. 19, 2020. (AP Photo/John Raoux)
70 Tahun yang Lalu, Pria Bernama 'Elon' Diprediksi Jadi Penguasa Mars Foto: AP
Jakarta -

Elon Musk saat ini sedang ramai dibicarakan setelah menjadi presenter dan ikut berakting di Saturday Night Live. Tidak hanya itu, Musk juga menjadi topik perbincangan di Twitter setelah novel yang terbit 70 tahun lalu memprediksi keterlibatannya dalam eksplorasi Mars.

Pada tahun 1952, ilmuwan Jerman-Amerika bernama Wernher von Braun menulis novel fiksi ilmiah bertajuk The Mars Project. Novel itu berlatar belakang tahun 1980 dan salah satu karakternya adalah penjelajah Mars bernama Elon.

Von Braun sendiri dikenal sebagai ilmuwan roket yang pernah bekerja untuk Nazi Jerman. Setelah Perang Dunia II, ia diam-diam pindah ke Amerika Serikat untuk bekerja di NASA.

Kutipan dari novel ini sempat ramai dibicarakan di media sosial pada Desember 2020 setelah reporter Toby Li mengunggahnya di Twitter dan menunjukkannya pada Musk.

"Berbicara tentang takdir, tahukah Anda bahwa buku tahun 1953 'Mars Project' dari Von Braun menyebut seseorang bernama Elon yang akan membawa manusia ke Mars? Cukup gila," tulis Li dalam cuitannya ke Musk, seperti dikutip dari Cnet, Senin (10/5/2021).

Musk kemudian membalas cuitan Li dengan sedikit bingung. "Apakah kita yakin ini benar-benar nyata?" cuit Musk dalam balasannya.

Kutipan tersebut memang benar nyata. Tapi, seperti yang dijelaskan oleh pengguna Twitter @PPathole, nama Elon yang disebut Von Braun dalam bukunya bukanlah nama orang tapi gelar yang dipegang oleh pemimpin koloni di Mars.

Walau hanya kebetulan, hal ini tentu sangat menarik mengingat Musk sejak lama telah berambisi untuk membangun kehidupan manusia di Mars. Sebagai pendiri SpaceX, ia bermimpi untuk mengirimkan satu juta manusia ke Planet Merah pada tahun 2050.

Tapi Musk dan SpaceX masih memiliki jalan panjang untuk mewujudkan mimpinya. Roket Starship yang akan digunakan untuk perjalanan ini masih membutuhkan banyak uji coba untuk bisa terbang ke orbit, sebelum bisa terbang ke Bulan dan Mars di masa depan.



Simak Video "Elon Musk dengan Kontroversi Bitcoin-Dogecoin di Twitter"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/vmp)