Wow! Mesin Enigma Paling Rumit Terjual Rp 6,4 Miliar

Wow! Mesin Enigma Paling Rumit Terjual Rp 6,4 Miliar

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Rabu, 22 Jul 2020 08:35 WIB
An employee of an auction house presses a key on an working original Enigma cipher machine that is on display at an auction house in Bucharest, Romania, July 11, 2017. Inquam Photos/Octav Ganea/via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. ROMANIA OUT.  TPX IMAGES OF THE DAY
Mesin Enigma. Foto: reuters
Jakarta -

Sebuah mesin Enigma M4 buatan 1944 terjual dalam sebuah lelang di balai lelang Christie seharga USD 437 ribu atau sekitar Rp 6,4 miliar.

Enigma M4 disebut sebagai salah satu varian mesin penyandi yang paling sulit didekripsi oleh pihak Sekutu pada Perang Dunia 2, demikian dikutip detikINET dari Zdnet, Rabu (22/7/2020).

Dalam deskripsi produk yang dibuat oleh Christie, Enigma M4 ini punya tempat istimewa dalam sejarah komputer, karena usaha pihak Sekutu untuk mendekripsi pesan enkripsi dari mesin ini berujung pada pengembangan komputer pemrograman pertama yang dikembangkan di Bletchley Park, Inggris.

Bletchley Park adalah sebuah rumah yang kemudian menjadi 'markas' tim pemecah kode selama Perang Dunia ke-2, atau yang punya nama resmi Goverment Code and Cypher School.

Setelah Sekutu berhasil memecahkan enkripsi tersebut, mereka bisa mendeteksi pergerakan pasukan Jerman dalam Battle of the Atlantic, sampai akhirnya Jerman menyerah di pertengahan 1945. Fakta inilah yang membuat mesin Enigma M4 ini menjadi spesial.

Enigma M4 ini juga terbilang langka karena mesin dengan 4 rotor ini dibuat dalam jumlah yang tak sebanyak mesin lain dengan 3 rotor. Selain itu, setelah Jerman dikalahkan, mereka memerintahkan para pasukannya untuk menghancurkan Enigma yang masih tersisa.

Mesin ini dibuat atas perintah Admiral Karl Donitz, Komandan yang membawahi armada U-Boat milik Jerman, yang berkali-kali sukses menghancurkan kapal selam milik Sekutu. M4 mulai tersedia di armada U-boat pada Mei 1941, dan sukses mengenkripsi pengiriman pesan yang tak bisa dipecahkan oleh Sekutu.

Tentunya sampai Alan Turing dan Joe Desch bisa mengembangkan komputer untuk memecahkan enkripsi M4 dan menyadap pesan-pesan yang dikirimkan oleh pasukan Jerman. Meski pada pertengahan 1943 hampir semua pesan M4 bisa dipecahkan, namun publik baru mengetahui kalau Sekutu bisa memecahkan pesan dari Enigma pada 1970an.

"Mesinnya menggunakan 4 rotor, bukan 3, dan kemampuan operator untuk memilih 8 rotor yang bisa diganti dan juga prosedr penggunaan yang ketat, membuat Enigma M4 punya tingkat enkripsi yang jauh lebih tinggi," tulis Christie.

"Selama 10 bulan, M4 sukses mengalahkan pemecah kode Sekutu. Bahkan saking percaya dirinya Donitz pada kemampuan Enigma M4, dalam persidangan di neremberg, ia menyatakan bahwa Sekutu tak mungkin bisa memecahkan pesan Enigmanya, dan menyebut lokasinya bocor karena teknologi radar milik Sekutu," tambahnya.

Sebelumnya, balai lelang Sotheby sukses menjual Enigma M4 seharga USD 800 ribu, jauh lebih tinggi. Pasalnya Enigma itu adalah satu dari 15 Enigma yang ditemukan dalam sebuah bunker di sebuah pangkalan laut Trondheim, Norwegia, yang diduduki oleh Jerman sejak 1940.

Enigma yang dijual itu termasuk dengan sebuah kotak berbahan kayu oak dengan handel berbahan kulit. Ada sebuah panel kontrol dan keyboard 'QWERTZ' yang terdiri dari 26 tombol Bakelite, sebuah penutup rotor untuk menyembunyikan pengaturan, kompartemen baterai, dan colokan daya 4V, dan lain sebagainya.



Simak Video "#PrayForSigi Bergema, Kutuk Pembunuhan Sadis oleh Teroris MIT"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)