Review MSI Vector GP66 12UGS, Laptop Gaming yang Gahar dan Bertenaga

Review MSI Vector GP66 12UGS, Laptop Gaming yang Gahar dan Bertenaga

Panji Saputro - detikInet
Selasa, 10 Mei 2022 09:15 WIB
MSI Vector GP66 12UGS
Foto: Adi Fida Rahman/detikINET
Jakarta -

Laptop MSI Vector GP66 12UGS diklaim bisa melahap game AAA dengan mudah ditambah kualitas grafik membahana. Pasalnya laptop ini membawa spesifikasi gahar.

Salah satunya, menyisipkan kartu grafis Nvidia GeForce RTX 3070 Ti. Namun apakah dengan dipersenjatai GPU tersebut bikin MSI Vector GP66 12UGS menjadi layak untuk diboyong dibandingkan perangkat sejenis?

Kamu bisa menyimak ulasannya pada review singkat berikut ini.

Desain

Terlepas dari performa dan spesifikasinya, mungkin kita bisa mengawali review MSI Vector GP66 12UGS, melalui desain yang ditawarkan. Kebetulan tim detikINET sendiri, kedatangan laptop dengan warna hitam pekat di seluruh bodi.

Jika diperhatikan lebih seksasama, bentuk bodinya terlihat sederhana, tetapi memberikan kesan tangguh dan perkasa dari setiap sisi. Mereka memanfaatkan perpaduan material, dari Polycarbonate dan Logam.

MSI Vector GP66 12UGSMSI Vector GP66 12UGS Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Di bagian belakang monitor, terdapat logo MSI yang dibalut warna abu-abu glosy. Jadi bila dilihat sekilas, pandangan orang-orang akan langsung tertuju kepada sang naga, dengan shape perisai di belakangnya.

Bagian bawahnya, terdapat lima ventilasi udara, yang memiliki bentuk berbeda-beda. Di mana ada satu dengan ukuran paling besar di bagian baterai. Lalu terdapat empat penyanggah di setiap ujungnya, yang terbuat dari karet cukup tebal.

Sepertinya ditujukan agar bagian bawah laptop, tidak langsung terkena meja atau lantai ketika ditaruh. Jadi tidak membuat body lecet, karena gesekan dari benda-benda kecil yang tidak diinginkan.

Sekarang beralih ke bagian samping laptop. Pengembang menyuguhkan satu port USB 3.2 type A di sisi kiri, bersamaan dengan indikator charging, USB type-C 3.2, audio jack 3,5 mm dan tempat pembuangan udara panas.

Pindah ke sisi kanan, ada dua buah colokan USB 3.2 type A, yang disejajarkan dengan tempat pembuangan panas lainnya. Kemudian bagian belakang, disematkan masing-masing satu buah colokan charger (DC-IN), HDMI, RJ45 dan mini DisplayPort berserta dua saluran udara.

MSI Vector GP66 12UGSMSI Vector GP66 12UGS Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

MSI Vector GP66 12U sendiri, memiliki bobot yang cukup berat hingga 2,38 kg. Belum termasuk dengan charger super besarnya, 1,06 kg. Sehingga bila ingin membawanya berpergian, total kalian harus membopong 3,44 kg.

Ditambah, dimensi bodi cukup lapang. Hal ini mengingat laptop MSI Vector GP66 12U, memiliki panjang sekitar 35,8 cm, lebar 26,7 cm dan tebal 2,34 cm.

Kendati begitu, semua dapat terbayar tuntas, ketika pengguna mulai menikmati laptop ini untuk beraktivitas berat, seperti bermain game. Baik itu judul-judul AAA online maupun single player.

Keyboard dari MSI Vector GP66 12UGS, masih menggunakan produsen periferal dan aksesoris game terkemuka, yakni SteelSeries. Mereka pun tidak menyisipkan numpad, atau biasa orang-orang tahunya tombol nomor yang terletak di ujung sebelah kanan.

Hal ini membuat posisinya menjadi lebih ke tengah, dan nampak minimalis. Ditambah lighting RGB yang disematkan pada keyboard, untuk membuat kesan bermain game lebih memuaskan.

MSI Vector GP66 12UGSMSI Vector GP66 12UGS Foto: Adi Fida Rahman/detikINET

Warna-warnanya sendiri dapat diubah sesuka hati. Namun perlu diingat, pengguna membutuhkan aplikasi bernama SteelSeries.gg. Bisa langsung mengjungi link tersebut, kemudian pilih file yang ingin diunduh, baik itu Windows maupun Mac.

Selain itu, berbeda dengan keyboard pada umumnya. MSI Vector GP66, menawarkan kemudahan ketika menggunakan fitur Function (Fn). Ketika ditekan, secara otomatis sistem akan memberi tahu, tombol mana saja yang bisa terhubung dengannya.

Karena saat diaktifkan, warna dari keyboard yang memiliki hubungan dengannya, akan memancarkan cahaya jingga. Ini dimaksudkan, setiap tombol tersebut dapat dikombinasikan dengan Fn.

Lalu bergeser sedikit, touch pad diletakkan sejajar, di bawah tombol Spacebar. Sehingga membuat aktivitas mengetik terasa lebih nyaman. Karena tersentuh telapak tangan ketika sedang beroperasi.

Selanjutnya Layar dan Fitur