Kominfo Sebut 564 Siaran TV Digital Sudah Mengudara

Kominfo Sebut 564 Siaran TV Digital Sudah Mengudara

ADVERTISEMENT

Kominfo Sebut 564 Siaran TV Digital Sudah Mengudara

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 24 Jan 2023 14:45 WIB
TV digital
Kominfo menyebutkan 564 siaran TV digital dari 695 siaran TV analog di Indonesia. Foto: TV digital (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengungkapkan bahwa saat ini ada sebanyak 564 siaran TV digital dari 695 siaran TV analog di Indonesia.

"Ada 695 siaran TV analog, nah yang sudah digital itu 564 siaran yang sudah full digital, artinya sudah tidak ada lagi analognya, 64 lagi simulcast itu berarti sudah digital, sisanya tinggal berapa yang analog," ujar Direktur Penyiaran Ditjen PPI Kementerian Kominfo, Geryantika Kurnia, di webinar ASO's Dream: Unfinished Yet, Senin malam (23/1/2023).

Kendati begitu, sampai saat ini proses migrasi TV analog ke digital atau penerapan Analog Switch Off (ASO) di sejumlah daerah masih terus dilakukan. Terkait hal tersebut, Gery mengungkapkan salah satu faktornya.

"Isu ASO ini sudah lama, kalau dilihat dari Undang-Undang Cipta Kerja itu 2 November 2022 itu sudah selesai, diumumkan oleh Menko Polhukam, Menkominfo, berserta teman-teman Dirut stasiun TV," kata Gery.

Lebih lanjut, Gery menuturkan, berdasarkan pengamatannya bahwa penyelenggara multipleksing (mux) sudah merampungkan pembangunan infrastruktur pendukung.

Melihat hal tersebut, Gery menambahkan, sinyal TV digital akan semakin baik apabila di saat bersamaan penyelenggara mux mengurangi power dari siaran TV analog.

"Infrastruktur mux ini sinyalnya akan bagus kalau sudah ASO. Jadi, tidak ada isu. Saya sudah sampaikan dua tahun lalu, saya sampaikan ke infrastruktur mux, tolong kalau yang masih simulcast, power-nya dikecilin, ngapain kita power analog masih tetap full, lebih baik yang full itu digitalnya," ungkapnya.

Gery menyebutkan dari sisi infrastruktur siaran TV digital tidak ada isu saat ini, kecuali infrastruktur yang masih mengalami kendala itu ada di beberapa lokasi, yakni Cirebon, Purwokerto, Kediri, hingga Madiun.

"Infrastruktur mux sudah dibangun, tapi di wilayah ini belum ada salurannya karena masih digunakan siaran TV analog," pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, implementasi ASO baru diterapkan di 265 kabupaten/kota dari 514 kabupaten/kota. Pemerintah terus mengejar digitalisasi penyiaran di 249 kabupaten/kota lainnya.

Adapun, ada lima wilayah siaran yang akan jadi target berikutnya penerapan suntik mati TV analog, yakni yakni Bali, Kalimantan Selatan-1, Sulawesi Selatan-1, Sumatera Selatan-1, dan Sumatera Utara-1.



Simak Video "Mahfud Md Sampaikan Daftar Stasiun TV yang Masih Bandel Siaran Analog"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT