Siap-siap Suntik Mati TV Analog Jilid 2 Sebulan Lagi, Termasuk Jabodetabek

ADVERTISEMENT

Siap-siap Suntik Mati TV Analog Jilid 2 Sebulan Lagi, Termasuk Jabodetabek

Agus Tri Haryanto - detikInet
Senin, 25 Jul 2022 18:40 WIB
Remote  Kontrol TV.  dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Siap-siap Suntik Mati TV Analog Jilid Dua Sebulan Lagi, Termasuk Jabodetabek. Foto: dikhy sasra
Jakarta -

Tepat satu bulan lagi suntik mati TV analog jilid kedua atau Analog Switch Off (ASO) Tahap 2 paling rampung pada 25 Agustus 2022. Catat kembali wilayah yang terdampak, siapa tahu itu berada di rumah detikers.

ASO Tahap 1 sudah dijalankan sejak 30 April lalu di 56 wilayah siaran di 166 kabupaten/kota. Meskipun dalam implementasinya, peralihan ke siaran TV digital itu baru dilakukan empat wilayah siaran di delapan kabupaten/kota pada saat itu.

Berbeda dengan ASO Tahap 1, pada ASO Tahap 2 daerah yang terdampak ini berada di kota-kota besar, seperti ibu kota provinsi, milsalnya Medan, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Banjarmasin.

Bahkan, wilayah Jabodetabek pun termasuk di dalamnya, terdiri dari dari Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan migrasi TV analog ke digital akan dilakukan sesuai jadwal yang ditetapkan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Jadwal dan tahapan ASO sesuai Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.

Meski ada desakan dari stasiun TV yang merupakan penyelenggara multipleksing (mux) agar pemerintah menunda implementasi ASO, karena ditemukan persoalan salah satunya distribusi set top box gratis yang lokasi penerimanya sulit ditembus kendaraan, data penerima lama yang membuat tidak tepat sasaran.

Kendati begitu, Menkominfo Johnny G. Plate memastikan bahwa penghentian siaran TV analog sesuai jadwal yang sudah ditetapkan sebelumnya.

"Saya dapat laporan bahwa paling lama 2 November itu infrastruktur semuanya sudah tidak ada masalah untuk ke digital," ujar Johnny kepada wartawan di Cimahi, Senin (18/7).

Untuk masyarakat yang masih memiliki TV analog, perangkat televisi tersebut masih bisa dimanfaatkan. Caranya dibantu dengan alat bantuan bernama Set Top Box (STB) untuk mendapatkan siaran TV digital yang harganya sekitar Rp 150 ribu - Rp 300 ribuan.

Apabila Anda termasuk kelompok keluarga miskin yang tercantum pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, maka penyelenggara multipleksing (mux) yang dibantu Kominfo akan memberikan bantuan set top box gratis TV digital. Sebanyak 6,7 juta set top box gratis akan dibagikan sesuai penerapan penghentian siaran TV analog di masing-masing wilayah.

Halaman berikutnya jadwal lengkap Analog Switch Off (ASO) Tahap 2, termasuk wilayah Jabodetabek

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT