Meta Digugat Meta karena Ganti Nama Jadi Meta

ADVERTISEMENT

Meta Digugat Meta karena Ganti Nama Jadi Meta

Anggoro Suryo - detikInet
Kamis, 21 Jul 2022 07:20 WIB
Facebook employees take a photo with the companys new name and logo outside its headquarters in Menlo Park, Calif., Thursday, Oct. 28, 2021, after the company announced that it is changing its name to Meta Platforms Inc. (AP Photo/Tony Avelar)
Logo Meta. Foto: AP/Tony Avelar
Jakarta -

Saat Facebook mengubah namanya menjadi Meta, sempat muncul kekhawatiran kalau mereka akan mendominasi metaverse. Namun kini mereka malah digugat karena menggunakan nama itu.

Adalah META, atau tepatnya Meta.is, sebuah perusahaan instalasi seni yang menggugat Meta karena melanggar hak cipta. Dalam gugatan tersebut mereka menuding perubahan nama tersebut melanggar brand perusahaan kecil yang sudah ada lebih dulu.

"Pada 28 Oktober 2021, Facebook menyita nama Meta, di mana kami sudah mengeluarkan darah, keringat, dan air mata untuk membangunnya selama lebih dari 12 tahun," tulis META dalam postingan di situs resminya.

"Hari ini, setelah delapan bulan berusaha bernegosiasi dengan Facebook dengan itikad baik tidak berhasil, kami tak punya pilihan lain untuk mendaftarkan gugatan terhadap mereka," tambah META.

Salah satu alasan META menggugat Meta karena Facebook tersangkut banyak kasus privasi. Hal inilah yang membuat mereka tak bisa menggunakan nama yang sama/

"Meta tak bisa lagi menyediakan produk dan layanan dengan nama META. Karena konsumen kemungkinan besar akan salah mengira kalau produk dan layanan Meta muncul dari Facebook dan Meta akan terasosiasi dengan kejelekan yang terkait erat dengan Facebook," tulis META dalam gugatannya.

Meta.is memang memegang hak cipta yang berlaku untuk namanya, namun mereka akan tetap mengalami perlawanan di pengadilan. Terlebih lagi bermacam hak cipta yang didaftarkan Facebook setelah mereka resmi mengubah namanya, termasuk nama berbeda untuk layanan pengiriman pesan, jejaring sosial, dan layanan finansial.

Sebelumnya juga sudah ada sejumlah laporan pelanggaran hak cipta terkait penamaan Meta, namun berasal dari perusahaan non teknologi. Meta belum mengeluarkan pernyataan resminya soal gugatan ini, demikian dikutip detikINET dari The Verge, Kamis (21/7/2022).



Simak Video "Setiap Orang Bisa Mencoba Kehidupan Virtual di Toko Meta"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT