Indonesia Butuh Atlet Esports Jago, Pandai Bicara dan Anti Toxic

Indonesia Butuh Atlet Esports Jago, Pandai Bicara dan Anti Toxic

ADVERTISEMENT

IESF Bali 2022

Indonesia Butuh Atlet Esports Jago, Pandai Bicara dan Anti Toxic

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 07 Des 2022 16:44 WIB
Salah satu agenda penting di Indonesia Esports Summit 2022, yakni Media Talk. Diketahui bahwa dunia pendidikan bisa melahirkan atlet esports berkualitas.
Salah satu agenda penting di Indonesia Esports Summit 2022, yakni Media Talk. Diketahui bahwa dunia pendidikan bisa melahirkan atlet esports berkualitas. (Foto: dok PBESI)
Jakarta -

Ada salah satu agenda penting yang hadir di pagelaran Indonesia Esports Summit 2022, yakni Media Talk. Dalam diskusi tersebut, diketahui bahwa dunia pendidikan diyakini bisa melahirkan talenta-talenta berkualitas dan berkarakter di bidang esports.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Program Akademi Garudaku, Robertus Aditya Pratomo Putro. Menurutnya, esports merupakan bidang yang serius, dan memerlukan atlet yang tidak hanya jago bermain game saja, akan tetapi juga memiliki soft skill mumpuni.

"Ketika sudah menjadi bintang, atlet juga harus mampu menjadi teladan bagi fans melalui karakter yang terpuji. Kemampuan berbicara di depan publik yang baik dan komitmen untuk pantang menyampaikan kalimat-kalimat toxic wajib dimiliki oleh atlet esports," ujar Robertus dalam keterangan yang diterima detikINET, Rabu (7/12/2022).

Dirinya juga memaparkan, kalau ingin menjadi seorang pemain yang jago, dibutuhkan sebuah kedisiplinan tingkat tinggi. Robertus menambahkan, seorang pemain harus mampu memberikan keputusan cepat dan tepat, berdasarkan analisis yang cerdas ketika bertanding.

Hal ini pun sejalan dengan apa yang dilakukan Garudaku sebelumnya, di mana mereka tengah menyelenggarakan sebuah akademi esports. Bersama dengan Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), keduanya menggelar program ekstrakurikuler bagi sekolah-sekolah.

Tujuannya tak lain , agar bisa menghasilkan atlet esports pelajar yang sukses. Program ciamik yang sudah mereka siapkan ini, juga bakal melatih para siswa-siswa belajar public speaking, MC esports, caster, broadcaster, memahami nutrisi, dan kesehatan mental.

"Melalui Akademi Garudaku, kami ingin atlet-atlet esports menyadari pentingnya pendidikan untuk meningkatkan kompetensi mereka ketika masih aktif bertanding, ataupun mempersiapkan karir di masa depan," pungkasnya.

Nah, selain acara Media Talk yang kerap membahas terkait perkembangan esports di Tanah Air, ada pula keseruan lainnya. Agenda utama yang telah disuguhkan oleh PBESI dan Garudaku, yakni IESF 14th World Esports Championships Bali 2022.

Ajang bergengsi tersebut berjalan selama 10 hari, mulai dari 2-11 Desember di Hotel Merusaka, Nusa Dua, Bali. Di sini menampilkan persaingan ratusan atlet dari 105 negara, melalui game CS:GO, PUBG Mobile, Mobile Legends, eFootball 2023, Dota 2, dan Tekken 7.



Simak Video "Hajar Kamboja, Indonesia ke Grand Final Mobile Legends IESF Bali 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT