Indonesia Raih Banyak Penghargaan di SEA Game Awards 2022

Indonesia Raih Banyak Penghargaan di SEA Game Awards 2022

ADVERTISEMENT

Indonesia Raih Banyak Penghargaan di SEA Game Awards 2022

Panji Saputro - detikInet
Rabu, 12 Okt 2022 15:24 WIB
Indonesia Raih Banyak Penghargaan di SEA Game Awards 2022
Indonesia Raih Banyak Penghargaan di SEA Game Awards 2022 (Foto: Dok. Toge Productions)
Jakarta -

Ajang penghargaan game bertajuk SEA Game Awards 2022 resmi berakhir. Indonesia sendiri berhasil menyabet empat penghargaan sekaligus.

Acara ini telah memasuki tahun keenamnya sejak 2017, di mana kemeriahannya berbarengan dengan Level Up KL 2022. Event ini bertujuan untuk mengakui dan merayakan kreativitas, seni, serta kejeniusan dari para pengembang game terbaik dari Asia Tenggara dan internasional.

Dari Indonesia, ada dua pengembang yang berhasil membanggakan Tanah Air, dengan meraih total empat penghargaan. Meskipun sebenarnya, ada beberapa developer yang gamenya juga masuk nominasi.

Game Lokal Pemenang SEA Game Awards 2022

  • Toge Productions - Coffee Talk Episode 2: Hibicus & Butterfly (Best Visual Arts Award)
  • Clay Game Studio - Faerie Afterlight (Rising Star Award)
  • Toge Productions - Coffee Talk Episode 2: Hibicus & Butterfly (Best Storytelling Award)
  • Toge Productions - Coffee Talk Episode 2: Hibicus & Butterfly (Grand Jury Award)

Daftar Pemenang Lain di SEA Games Award 2022

  • Khor Chin Heong - Determinant (Best Technology Award)
  • 7TH Beat Games - Rhythm Doctor (Best Innovation Award)
  • UOW Malaysia Kou - End of The Line (Best Student Game Award)
  • Battlebrew Productions - Cuisineer (Best Game Design Award)
  • 7TH Beat Games - Rhythm Doctor (Best Audio Award)
  • Kurechii - Post Knight 2 (Auience Choice Award)
  • CGCG - The Legend of Tianding (Best International Game Award)
  • Ifio Studio - Endura (Sponsored Award By Xsolla)

Ilham Hasymi Effendi, Co-Founder dan CEO Clay Games Studio, menyampaikan rasa senangnya karena bisa menyabet salah satu penghargaan di SEA Game Award 2022. Ia menyatakan, bahwa ini merupakan penghargaan internasional pertamanya.

"Ketika berangkat, kami sudah minder ketika tahu akan bersaing dengan berbagai studio yang hebat-hebat dari Asia Tenggara, termasuk studionya mentor kami, Toge Production. Kami sebenarnya masuk ke dalam nominasi di 4 kategori, namun hanya 1 saja yang bisa menang. Itu pun sudah sangat senang dan bersyukur sekali," ujarnya kepada detikINET.

Senada dengan yang disampaikan oleh Ilham, Dio Mahesa, Art Director dan Lead Artist dari Coffee Talk Episode 2: Hibiscus & Butterfly, juga turut bahagia dengan pencapaian yang diperoleh. Apalagi, jumlahnya tidak sedikit, tetapi sampai tiga penghargaan dari satu game.

"Terima kasih banyak kepada teman-teman di Toge Productions yang sudah banyak support, sehingga penghargaan ini bisa kami raih," kata Dio.



Simak Video "Duckie Land Siap Melantai di Indodax 28 April"
[Gambas:Video 20detik]
(hps/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT