Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Diserang Lewat Iklan Super Bowl, Bos ChatGPT 'Tantrum'

Diserang Lewat Iklan Super Bowl, Bos ChatGPT 'Tantrum'


Fino Yurio Kristo - detikInet

CEO of OpenAI Sam Altman speaks to the media as he arrives at The Sun Valley Resort for the Allen and Company Sun Valley Media and Technology Conference in Sun Valley, Idaho, U.S., July 8, 2025.  REUTERS/Brendan McDermid
Bos OpenAI, Sam Altman. Foto: REUTERS/Brendan McDermid
Jakarta -

Bos OpenAI, pembuat ChatGPT, menjadi bahan olok-olokan karena melancarkan serangan panjang lebar terhadap perusahaan chatbot saingannya, Anthropic, terkait iklan yang ditayangkan saat Super Bowl. Anthropic menggunakan iklan tersebut untuk mengkritik masuknya iklan ke ChatGPT, dan menyebutnya pengkhianatan.

Dalam unggahan 420 kata di X, CEO OpenAI Sam Altman membalas serangan tersebut. Ia menyebut Anthropic tidak jujur, bahkan menuduhnya menggunakan gaya bahasa manipulatif. Namun warganet di media sosial justru membalikkan tuduhan itu kepada Altman. Beberapa di antaranya menjulukinya balita yang tantrum.

"Sepertinya benar-benar telak mengenai sasarannya," ujar seorang netizen, sementara yang lain menyebut unggahannya munafik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alasan iklan satir Anthropic menjadi viral justru karena kepercayaan publik terhadap Anda dan OpenAI sudah mencapai titik terendah selama beberapa bulan terakhir," bunyi salah satu komentar populer.

Altman juga mempermasalahkan keputusan Anthropic menayangkan video tersebut di Super Bowl pada 8 Februari. "Saya rasa memang sudah ciri khas doublespeak Anthropic untuk menggunakan iklan yang menipu, tapi saya tidak menyangka itu akan dilakukan lewat iklan Super Bowl," tulisnya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, adanya iklan adalah karena OpenAI berkomitmen pada akses gratis dan kendali bagi pengguna ChatGPT. "Anthropic menyajikan produk mahal untuk orang kaya," katanya. Ia berargumen bahwa perusahaannya berusaha untuk membawa AI kepada miliaran orang yang tidak mampu membayar.

Namun Nikita Bier, kepala produk di X, memberikan saran sederhana kepada Altman. "Jangan pernah merespons candaan ringan dengan sebuah esai," ujarnya, dikutip detikINET dari BBC.

Anthropic sendiri menawarkan versi gratis Claude, tapi pengguna harus membayar untuk versi lebih canggih, sama seperti di ChatGPT. Iklan perusahaan tersebut di Super Bowl menggambarkan berbagai skenario yang dimaksudkan untuk mengolok-olok bagaimana iklan dapat berdampak negatif pada cara orang menggunakan chatbot.

Iklan itu kemudian diakhiri dengan slogan: "Iklan akan masuk ke AI. Tapi tidak di Claude". Fakta bahwa Anthropic menayangkan iklan tersebut selama Super Bowl, iklan termahal dan bergengsi di AS, menunjukkan mereka tidak benar-benar menganggap persaingan dengan OpenAI sebagai candaan.

Para ahli mengatakan iklan berdurasi 30 detik selama salah satu acara olahraga yang paling banyak ditonton di dunia ini bisa menelan biaya hingga USD 10 juta. Memang, jumlah ini terlihat kecil dibandingkan dengan ratusan miliar yang digelontorkan perusahaan-perusahaan AI ke teknologinya.




(fyk/rns)





Hide Ads