China semakin bersaing dalam industri AI. Demis Hassabis, CEO Google DeepMind, menyebut bahwa model kecerdasan buatan (AI) China mungkin hanya tertinggal hitungan bulan di belakang kemampuan AS dan Barat.
Penilaian bos salah satu laboratorium AI terkemuka sekaligus penggerak utama Gemini AI ini bertentangan dengan pandangan bahwa China masih tertinggal jauh. Menurutnya, model AI China lebih dekat dengan kemampuan AS dan Barat daripada yang mungkin diperkirakan satu atau dua tahun lalu.
"Mungkin saat ini mereka hanya tertinggal dalam hitungan bulan," ujar Hassabis kepada The Tech Download yang dikutip detikINET dari CNBC, Minggu (18/1/2026).
Setahun lalu, laboratorium AI asal China, DeepSeek, merilis model yang mengguncang karena performanya kuat meski memakai chip kurang canggih dan biaya lebih rendah. Efek kejutan tersebut mereda, namun raksasa teknologi China seperti Alibaba serta startup seperti Moonshot AI dan Zhipu telah merilis model-model sangat mumpuni.
Namun, Hassabis mengatakan bahwa meskipun China mampu mengejar ketertinggalan, perusahaan-perusahaan di negara tersebut belum membuktikan kemampuan menciptakan terobosan AI.
"Pertanyaannya adalah, bisakah mereka menginovasikan sesuatu melampaui batas terdepan? Jadi menurut saya, mereka menunjukkan mampu mengejar dan berada sangat dekat dengan batas tersebut. Tapi bisakah mereka benar-benar menciptakan inovasi baru seperti Transformer? Saya rasa itu belum terbukti," kata Hassabis.
Transformer adalah terobosan ilmiah peneliti Google pada tahun 2017 yang menjadi landasan model bahasa besar (large language models) yang dikembangkan berbagai laboratorium AI dalam beberapa tahun terakhir, termasuk yang menggerakkan produk seperti ChatGPT dan Gemini.
Tokoh teknologi terkemuka lain juga mengakui kemajuan China. CEO Nvidia, Jensen Huang, mengatakan AS tidak jauh di depan dalam perlombaan AI. "China jauh di depan kita dalam energi. Kita jauh di depan dalam hal chip. Mereka setara dalam hal infrastruktur. Mereka setara dalam hal model AI," kata Huang.
Simak Video "Video: Microsoft-Apple Minta Pengguna Tak Pakai Google Chrome, Kenapa?"
(fyk/fay)