Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
MacBook Neo Dinilai Ancaman Besar Laptop Windows

MacBook Neo Dinilai Ancaman Besar Laptop Windows


Fino Yurio Kristo - detikInet

Apples new entry-level Mac laptop, the MacBook Neo is on display during an event in New York City, U.S., March 4, 2026. REUTERS/Shannon Stapleton
MacBook Neo. Foto: REUTERS/Shannon Stapleton
Jakarta -

Apple memperkenalkan MacBook Neo berharga terjangkau, membuka pasar baru bagi laptopnya yang secara tradisional berharga mahal. MacBook Neo, dibanderol mulai USD 599 atau USD 499 sebagai bagian program edukasi Apple, ditujukan untuk pelajar, usaha kecil, dan konsumen yang mau menjajal MacBook tapi tak ingin menghabiskan banyak uang.

"Kami sudah lama ingin membuat MacBook yang jauh lebih terjangkau, tapi baru akhir-akhir ini situasinya sangat mendukung sehingga memungkinkan kami mewujudkannya," jelas Thomas Boger, VP Pemasaran Produk Mac.

Apple juga memamerkan MacBook Air yang baru saja diperbarui dengan chip M5 serta MacBook Pro dilengkapi chip M5 Pro dan M5 Max. Berarti Apple kini punya laptop untuk konsumen sehari-hari pada seri Neo, mereka yang mencari performa ekstra pada seri Air, dan profesional yang perlu performa tinggi pada MacBook Pro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Neo dinilai menjadi ancaman bagi Microsoft dengan laptop berbasis Windows-nya dan Chromebook dari Google. "Portofolio MacBook yang diperbarui ini memosisikan Apple untuk mengambil langkah ofensif di pasar PC," tulis analis Evercore ISI, Amit Daryanani.

MacBook Neo merupakan MacBook pertama yang menggunakan chip A18 Pro, sama dengan iPhone 16 Pro. "Salah satu hal yang berperan penting dalam mewujudkan MacBook Neo adalah fakta kami menggunakan prosesor seri-A. Dan jika Anda telah mengikuti evolusi prosesor seri-A, kinerjanya menjadi semakin bertenaga," kata Boger.

ADVERTISEMENT

Ditambah penyimpanan 256GB (dengan opsi 512GB) dan memori 8GB, MacBook Neo dinilai pilihan solid untuk berbagai kalangan. Neo pun dianggap rival kuat bagi PC murah Microsoft dan Chromebook Google. Sekolah-sekolah biasanya memilih keduanya, namun harga edukasi Neo sebesar USD 499 menjadikannya penantang besar.

"Pasar ini, jika kita hanya mengambil contoh di AS saja, berjumlah sekitar 25 juta siswa. Tentu saja tak semuanya akan mendapatkan MacBook Neo, tapi ini adalah pelanggan-pelanggan baru bagi Apple," kata Managing Partner Deepwater Asset Management, Gene Munster yang dikutip detikINET dari Yahoo News.

"Memasuki kisaran harga USD 600 mengindikasikan strategi Apple adalah memperluas basis pengguna macOS dan bersaing secara lebih langsung dengan laptop Windows dan Chromebook di segmen pendidikan dan konsumen yang sensitif harga," tulis VP Perangkat Klien International Data Corporation (IDC), Francisco Jeronimo.

"Dengan menurunkan hambatan masuk ke Mac, Apple dapat menarik lebih banyak pengguna ke dalam ekosistem layanan dan perangkatnya, terutama para pelajar dan pembeli Mac untuk pertama kalinya," tambahnya.




(fyk/fay)






Hide Ads