Biasanya untuk mengontrol robot harus dilakukan dengan jarak dekat. Tapi, teknologi yang berkembang saat ini memungkinkan pengendalian dari jarak jauh, bahkan puluhan ribu kilometer. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Menggunakan kombinasi teknologi 5G dan AI RAN membuat jaringan tak hanya cepat, tapi juga pintar, efisien. Panggilan perintah yang dilakukan dari Barcelona, Spanyol mampu dijalankan robot anjing yang ada di Surabaya secara langsung. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Aksi Robodog yang dari ITS ini mengikuti perintah yang diberikan. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Melalui AI RAN, Indosat mengintegrasikan kemampuan AI langsung ke dalam jaringan. Hal itu yang tak hanya memberikan dampak memberikan koneksi internet super ngebut, tapi juga pintar karena kini sudah dibekali dengan teknologi kecerdasan buatan. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Keberhasilan tersebut memberikan tanda bahwa AI yang berupa digital bisa diaplikasikan dalam bentuk fisik, dalam hal ini dilakukan di Robodog ITS. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
5G AI RAN juga bisa diaplikasikan berbagai sektor, seperti kesehatan juga dinilai cocok mengadopsi layanan tersebut, begitu pula industri yang mengoperasikan robotika dalam pengerjaannya. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Keberhasilan tersebut tak luput dari berbagai kolaborasi antarpihak antara Indosat Ooredoo Hutchison, Nvidia, Nokia, dan ITS. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Ke depan, Indosat berencana menggelar empat klaster AI-RAN di berbagai wilayah di Indonesia sebagai langkah transisi dari tahap uji coba menuju operasional di dunia nyata. Implementasi ini akan memperkuat network intelligence, kualitas layanan, dan pertumbuhan aplikasi berbasis AI di seluruh Indonesia. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET