CEO X Elon Musk mengatakan dirinya tidak tahu chatbot Grok sanggup membuat gambar telanjang, termasuk yang di bawah umur. Grok jadi buah mulut di dunia.
"Saya tidak tahu soal gambar telanjang di bawah umur yang dibuat Grok. Benar-benar nol," kata Elon dalam postingan di X seperti dilansir Aljazeera, Jumat (16/1/2026).
X menghadapi pengawasan global saat ini termasuk investigasi pemerintah, panggilan dari DPR AS dan kelompok advokasi lain. Apple dan Google menurunkan Grok dari toko aplikasi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dunia internasional, ada Indonesia dan Malaysia yang memblokir Grok. Sementara, PM Inggris Keir Starmer mendesak X untuk menyesuaikan diri dengan aturan yang mengkriminalisasi tindakan membuat gambar cabul. Elon menegaskan Grok sudah diprogram untuk menolak permintaan ilegal dan harus patuh dengan aturan negara setempat.
"Tentu saja Grok tidak membuat gambar secara spontan. Dia melakukan itu sesuai permintaan pengguna," bela Elon.
Elon mengatakan pengguna yang memakai Grok untuk membuat konten ilegal akan menerima konsekuensi hukum mengupload konten ilegal. Elon kini menghadapi protes dari kelompok perempuan, pengawas teknologi dan kelompok aktivis.
Minggu lalu, X sudah menutup kemampuan Grok untuk membuat atau mengedit gambar untuk publik. Meski begitu, pakar dan pengamat mengatakan Grok masih bisa membuat gambar porno dan pembatasan lewat cara fitur berbayar, tidak sepenuhnya menghalangi akses alat-alat untuk gambar AI yang lebih dalam.
(fay/fyk)

