3 Fakta Burner Phone, Ponsel Sekali Pakai yang Seret Donald Trump

3 Fakta Burner Phone, Ponsel Sekali Pakai yang Seret Donald Trump

Aisyah Kamaliah - detikInet
Kamis, 31 Mar 2022 10:15 WIB
Darkweb, darknet and hacking concept. Hacker with cellphone. Man using dark web with smartphone. Mobile phone fraud, online scam and cyber security threat. Scammer using stolen cell. AR data code.
3 Fakta Burner Phone, Ponsel Sekali Pakai yang Dikaitkan dengan Donald Trump. Foto: Getty Images/iStockphoto/Tero Vesalainen
Jakarta -

Investigasi soal kemungkinan pemakaian burner phone oleh mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump saat insiden Gedung Capitol masih berjalan. Setelah adanya jeda 7 jam 37 menit dari ponsel Donald Trump di hari kejadian, 6 Januari 2021, sejumlah pihak ingin mengetahui kebenaran yang terjadi: apakah Donald Trump memakai ponsel pribadi atau ponsel sekali pakai.

Burner phone adalah ponsel prabayar yang dipakai hanya sekali sebelum akhirnya dibuang atau dihancurkan. Dilansir Know Your Mobile, berikut ini adalah fakta-fakta soal burner phone.

1. Apakah burner phone tidak bisa dilacak?

Kebanyakan orang memiliki burner phone agar mereka tetap anonim. Tapi apakah itu berarti mereka jadi tidak terlacak? Sayangnya, burner phone tetap dapat dilacak.

Identitas pengguna dapat dilacak melalui log panggilan, penggunaan data, perkiraan lokasi, dan pesan teks. Ini berarti bahwa meskipun ponsel burner, ponsel tersebut masih dapat dilacak oleh pihak berwenang.

2. Dimana bisa beli burner phone?

Sebagian besar ponsel burner dijual mulai dari USD 10-50 atau sekitar Rp 140 ribu hingga Rp 700 ribuan, jadi harganya murah. Jangan lupa, kamu harus membeli kartu SIM untuk menggunakannya.

3. Bisakah internetan dengan burner phone?

Kamu tidak dapat menjalankan aplikasi pada burner phone, juga tidak ada koneksi internet. Ponsel ini pada dasarnya adalah ponsel yang digunakan kebanyakan orang pada 1990-an, sebelum munculnya smartphone.

Namun, burner phone memiliki daya tahan baterai yang luar biasa. Sebagian besar bisa bertahan berminggu-minggu.



Simak Video "Biden Didesak Ikuti Kebijakan Trump Buntut Tewasnya Puluhan Migran"
[Gambas:Video 20detik]
(ask/afr)