Pendiri Google Pindah dari Fiji ke Selandia Baru, Kenapa?

Pendiri Google Pindah dari Fiji ke Selandia Baru, Kenapa?

Virgina Maulita Putri - detikInet
Sabtu, 07 Agu 2021 22:20 WIB
Larry Page
Pendiri Google Pindah dari Fiji ke Selandia Baru Foto: Getty Images
Jakarta -

Co-founder Google Larry Page belum lama ini dilaporkan bersembunyi di Fiji selama pandemi. Ternyata ia baru saja pindah dari Fiji ke Selandia Baru.

Selama pandemi COVID-19, perbatasan Selandia Baru memang ditutup dengan ketat, dan Page berhasil masuk ke negara tersebut menggunakan visa khusus. Page pun mengikuti langkah sederet miliarder Amerika Serikat yang telah pindah ke Selandia Baru.

Berdasarkan laporan dari Stuff, seperti dikutip dari Gizmodo, Sabtu (7/8/2021) Page mendaftar untuk mendapatkan visa khusus pada 3 November 2020. Ia kemudian terbang ke Selandia Baru pada 11 Januari 2021 setelah anaknya sakit di Fiji.

Page rupanya mendaftar untuk mendapatkan visa khusus bernama Investor Plus yang memungkinkan siapa saja untuk masuk ke Selandia Baru asalkan bisa menanam investasi sebesar 10 juta dolar. Visa itu baru disetujui pada 4 Februari 2021, sebulan setelah Page masuk ke Selandia Baru.

Anehnya, pemerintah Selandia Baru sempat membantah laporan yang mengatakan Page telah tinggal di sana. Tapi Kementerian Bisnis, Inovasi dan Pekerjaan Selandia Baru mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima visa khusus Page.

Page dan anaknya yang sakit kabarnya diterbangkan dari Fiji ke rumah sakit anak Starship di Selandia Baru menggunakan ambulans udara. Tapi pemerintah Selandia Baru tidak menjawab saat ditanya apakah biaya transportasi tersebut dibayar oleh Page atau tidak.

Pria berusia 48 tahun ini langsung mengikuti karantina begitu tiba di Selandia Baru, sama seperti pengunjung lainnya. Tapi saat ini Page diduga telah kembali ke Fiji.

Terkait investasi 10 juta dolar, Page dikabarkan tertarik menanamkan modalnya ke perusahaan pembuat taksi terbang, Wisk Aviation. Perusahaan tersebut bermarkas di AS tapi memiliki kantor di Selandia Baru dan berencana menguji coba kendaraannya di sana.

Page tertarik dengan Wisk setelah terlibat dengan Kitty Hawk, perusahaan penerbangan yang juga ia bekingi. Wisk sendiri merupakan joint venture antara Boeing dan Kitty Hawk.

Page merupakan miliarder AS kesekian yang memilih pindah ke Selandia Baru. Sebelumnya co-founder Paypal Peter Thiel telah menjadi warga negara Selandia Baru sejak tahun 2017.

Para miliarder ini memilih Selandia Baru karena negara tersebut disebut sebagai tempat paling aman jika terjadi bencana dahsyat di Bumi, karena negara ini memiliki populasi yang kecil, energi terbarukan, dan suplai air bersih dalam jumlah banyak.

Selandia Baru juga merupakan salah satu negara yang tidak begitu terdampak pandemi COVID-19. Negara dengan populasi 5 juta orang ini mencatat 2.880 kasus COVID-19 dari awal pandemi hingga sekarang, dengan 26 korban meninggal dunia.



Simak Video "Pulau Fiji Jadi Tempat Persembunyian Pendiri Google Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(vmp/afr)