Larry Page Sang Pendiri Google yang Makin Misterius

Larry Page Sang Pendiri Google yang Makin Misterius

Fino Yurio Kristo - detikInet
Selasa, 27 Jul 2021 06:15 WIB
Destinasi menyelam terbaik
Kepulauan Fiji. Foto: CNN
Jakarta -

Larry Page, salah satu pendiri Google bersama sobatnya, Sergey Brin, semakin misterius. Ia sudah lama tidak muncul ke publik dan memilih kehidupan privat bersama istri dan dua anaknya. Kabar terbaru, dia berada di kepulauan Fiji untuk menyepi sekaligus menghindari pandemi Corona.

Tingkah Page berbeda dengan Sergey Brin. Baru-baru ini, dia diketahui liburan ke danau Como, Italia, bersama istrinya Nicole Shanahan. Brin juga masih sesekali muncul di media, berbeda dengan Page.

Pada tahun 2015, Page lengser dari posisi CEO Google dan menunjuk Sundar Pichai. Kemudian Page memimpin Alphabet, induk Google dan perusahaan lain yang bernaung di bawahnya. Jabatan di Alphabet itu lalu dilepasnya dan sejak itulah, Page seakan menghilang.

Page dikenal sebagai sosok ambisius dengan ambisi selangit dan sangat sukses membesarkan Google. Meski begitu, ia juga punya kelemahan misalnya dinilai kurang bisa public speaking sehingga kurang mempesona pendengarnya. Mungkin karena kepribadiannya yang tertutup.

Lulusan Stanford ini dari dulu memang tak suka disorot dan hanya sedikit sekali mau melakukan wawancara. Bahkan dia tak pernah mengeluarkan keterangan pers sejak 2015. Larry Page diketahui sibuk menggarap proyek teknologi masa depan, misalnya taksi terbang

Sudah lama urusan Alphabet maupun Google dipercayakan sepenuhnya pada Pichai. Page mungkin tinggal menikmati hidup dengan uangnya yang melimpah ruah, sekitar USD 115 miliar menurut perhitungan Forbes, tanpa ingin diganggu.

Page dan istrinya, Lucinda Southworth, kabarnya sudah setahun di Fiji, sebagian besar dihabiskan di pulau Tavarua, pulau berbentuk hati yang terletak di sebelah barat pulau utama Fiji. Bahkan ada laporan dia telah membeli salah satu pulau di sana.

Pulau di Fiji itu mungkin tempat yang sempurna baginya karena jauh dari keramaian. Pemerintah Fiji memang melarang wisatawan masuk, namun tak berlaku bagi kalangan berduit. "Pemerintah Fiji kampanye menyambut mereka yang punya banyak duit," tulis seorang pelayar, Lorenzo Cipriani yang mengaku melihat Larry Page.

"Untuk memberi contoh, Larry Page, pendiri Google, membeli ulau Nomutu dan sampai di sana dengan jet pribadi dengan 30 staffnya. Beberapa agen wisata bekerja hampir ekslusif untuk mereka," tulisnya.

"Kalian tak pernah melihat Larry Page. Brin seenggaknya masih ada di dunia ini, saya kemudian menjumpainya di sebuah restoran di San Francisco, di mana dia memakai Google Glass, tapi Page itu seperti hantu," sebut jurnalis The Verge, Casey Newton.



Simak Video "Pulau Fiji Jadi Tempat Persembunyian Pendiri Google Selama Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)