Puji Perusuh Sebagai Patriot, Tweet Putri Donald Trump Dikecam

Puji Perusuh Sebagai Patriot, Tweet Putri Donald Trump Dikecam

Rachmatunnisa - detikInet
Kamis, 07 Jan 2021 11:33 WIB
Ivanka Trump speaks to introduce President Donald Trump from the South Lawn of the White House on the fourth day of the Republican National Convention, Thursday, Aug. 27, 2020, in Washington. (Doug Mills/The New York Times via AP, Pool)
Ivanka Trump dikecam karena sebut perusuh sebagai patriot (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Putri Donald Trump, Ivanka Trump, dikecam habis-habisan setelah memposting tweet yang menyebut para perusuh di Capitol Hill sebagai patriot Amerika Serikat (AS).

Untuk diketahui massa pendukung Donald Trump menentang hasil Pilpres AS dengan melakukan aksi protes mendatangi Capitol Hill, Washington, AS dan berlangsung rusuh.

twitter trump

Sementara itu, ketika kekacauan melanda ibu kota negara, Ivanka lewat akun Twitter-nya mencuit meminta agar para pendukung ayahnya membubarkan diri. Namun yang dipermasalahkan adalah Ivanka menyebut mereka patriot.

"Para patriot Amerika - setiap pelanggaran keamanan atau tindakan tidak menghormati penegakan hukum tidak dapat diterima. Kekerasan harus segera dihentikan. Harap damai," tweetnya ke 10 juta followernya.

Tak lama setelah itu, orang-orang pun langsung mengecamnya. Netizen menilai sangat tidak pantas bagi Ivanka menyebut orang-orang yang tindakannya terang-terangan menghasut sebagai patriot Amerika.

Sadar bahwa tweetnya kontroversial, Ivanka pun segera menghapusnya. Namun seperti biasanya, netizen bergerak lebih cepat mengabadikan tweet tersebut dalam wujud screenshot dan menyebar luas.

Keluarga Trump, bersama dengan banyak perwakilan partai Republik, dianggap telah memanas-manasi terjadinya kekerasan sejak berbulan-bulan lalu, termasuk pada hari ini yang menyebabkan kerusuhan.

Bagi kebanyakan netizen, tweet Ivanka sangat mirip dengan ayah dan saudara laki-laki tertuanya, yang malah memuji para perusuh dan seolah meminta mereka untuk berperang.

"Ivanka Trump menghilangkan tweet yang menyebut preman bersenjata yang menyelinap ke Gedung Capitol sebagai patriot Amerika," kata salah satu netizen.


Namun karena sudah terlanjur tersebar, bahkan meski sudah dihapus, banyak netizen yang mengingatkannya untuk menjaga sikap.


Ivanka kemudian mencoba menjelaskan tweet yang dipostingnya dan mengapa menggunakan kata 'patriot' sebagai pilihan bahasanya. "Protes damai adalah tindakan patriotik. Kekerasan tidak dapat diterima dan harus dikutuk dengan tegas," sebutnya.

Tetap saja, pernyataan Ivanka tidak meredam kemarahan netizen. "Seluruh keluargamu adalah aib. Pergi ke bunker dan beritahu ayahmu untuk melakukan hal yang benar," ketus salah satu netizen.



Simak Video "Donald Trump Gugat Twitter ke Pengadilan, Minta Akunnya Dipulihkan"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)