Fakta Menarik Janda Orang Terkaya Berharta Rp 800 Triliun

Fakta Menarik Janda Orang Terkaya Berharta Rp 800 Triliun

Fino Yurio Kristo - detikInet
Sabtu, 02 Jan 2021 05:40 WIB
MacKenzie Bezos, istri bos Amazon
MacKenzie Scott. Foto: Dok. Getty Images, Vogue
Jakarta -

MacKenzie Scott telah mengganti nama belakangnya, menyingkirkan nama mantan suaminya, Jeff Bezos. Ya, perempuan berusia 50 tahun ini adalah janda orang terkaya dunia pemilik Amazon itu. Berikut beberapa fakta menarik tentang sosok MacKenzie Scott:

Menikah Tahun 1993 dan Cerai Tahun 2019

Setelah lulus kuliah, MacKenzie langsung mencoba melamar kerja di perusahaan investasi D.E Shaw dan pewawancara pertamanya adalah Bezos sendiri, eksekutif perusahaan itu. Di situlah mereka bertemu. MacKenzie langsung tertarik dengan sosok Bezos dan mengajaknya kencan.

Mereka jatuh cinta dan lalu menikah pada tahun 1993. Keluarga ini sebenarnya sudah mapan karena Bezos punya posisi penting sebagai Vice President di D.E Shaw. Tapi Bezos tidak ingin terjebak zona nyaman dan bermimpi punya bisnis sendiri.

Berkat dukungan sang istri, Bezos sukses membesarkan Amazon yang didirikan pada tahun 1994 setelah Bezos memutuskan keluar kerja. Pernikahan mereka juga tampak baik-baik saja dan dikaruniai 4 orang anak. Namun pada tahun 2019, mereka memutuskan bercerai. Perselingkuhan Bezos dengan mantan presenter televisi, Lauren Sanchez, jadi pemicunya.

Salah Satu Orang Terkaya di Dunia

Perceraian dengan Bezos membuat MacKenzie Scott menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Estimasi terbaru dari Forbes menyebutkan kekayaannya saat ini berada di kisaran USD 57,4 miliar atau lebih dari Rp 800 triliun.

MacKenzie mendapat bagian 25% saham yang mereka miliki bersama di Amazon, dan Bezos kebagian 75%. Bagian saham tersebut bernilai sangat besar mengingat status Amazon sebagai toko online raksasa. MacKenzie dinilai pantas saja memperoleh banyak bagian. Sebab tanpa andil MacKenzie, boleh jadi Bezos takkan sesukses saat ini.

"MacKenzie membantu suaminya memulai perusahaannya, dimulai dengan sepakat untuk meninggalkan kehidupan mereka dan pindah dari New York ke Seattle, di mana Amazon didirikan," sebut Louise Matsakis, kolumnis Wired. MacKenzie juga adalah salah satu pegawai pertama Amazon.