Salut, Janda Orang Terkaya Sumbangkan Duit Rp 56 Triliun

ADVERTISEMENT

Salut, Janda Orang Terkaya Sumbangkan Duit Rp 56 Triliun

Fino Yurio Kristo - detikInet
Kamis, 17 Des 2020 06:07 WIB
MacKenzie Scott
MacKenzie Scott. Foto: Getty Images
Jakarta -

MacKenzie Scott bisa menjadi sosok teladan baru di jagat filantrofi. Dalam waktu cukup singkat, dia telah menyumbangkan uangnya senilai USD 4 miliar atau di kisaran Rp 56,6 triliun untuk kemanusiaan.

MacKenzie dalam 4 bulan terakhir di tahun 2020 ini rupanya menyumbangkan harta USD 1 miliar per bulan dengan total USD 4 miliar tersebut. Sebanyak 384 lembaga nirlaba yang bergerak di bidang kemanusiaan mendapatkannya untuk disalurkan pada mereka yang terdampak pandemi Corona.

MacKenzie saat ini adalah manusia terkaya nomor 18 dunia dengan estimasi harta USD 60,9 miliar di daftar Bloomberg Billionaires Index. Ia mendapatkan bagian saham yang cukup besar di Amazon setelah perceraiannya dengan Jeff Bezos, pemilik e-commerce itu yang juga orang terkaya dunia.

Semenjak jadi orang makmur itulah, MacKenzie makin gila-gilaan beramal. Sebelumnya, ia juga telah memberikan uang senilai USD 1,7 miliar untuk filantrofi.

Mengenai alasannya menyumbangkan uang dalam jumlah besar, MacKenzie Scott mengaku tersentuh dengan kenyataan pahit di tahun 2020. Pandemi Corona membuat warga yang kekurangan makin menderita tapi di sisi lain, para orang terkaya justru makin tajir.

"Pandemi ini menghancurkan kehidupan warga Amerika yang sudah kesulitan. Kerugian ekonomi dan kesehatan lebih buruk nenimpa para wanita, orang berwarna dan mereka yang berada dalam kemiskininan. Di sisi lain, kemakmuran para triliuner meningkat secara substansial," kata MacKenzie.

Ia mempertimbangkan donasi pada 6.500 organisasi sebelum akhirnya mengerucut ke 384 lembaga yang dianggap membutuhkan. Di antara penerima adalah kampus kulit hitam dan lembaga yang mengelola makanan untuk warga kekurangan.

"Tak hanya lembaga itu kekurangan uang, mereka juga terbeban dengan persyaratan yang diberikan oleh para pendonor. Seluruh komitmen donasi ini akan dibayarkan di muka dan tidak dibatasi apa-apa dalam rangka memberikan mereka fleksibilitas maksimum," ujar MacKenzie Scott, dikutip detikINET dari Recode.



Simak Video "Cara Orang-orang Terkaya di Dunia Hadapi 'Hari Kiamat' "
[Gambas:Video 20detik]
(fyk/afr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT