Cara Facebook Agar Internet Sampai ke Pelosok Desa

Cara Facebook Agar Internet Sampai ke Pelosok Desa

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 21 Okt 2020 16:08 WIB
akses internet
Cara Facebook agar Internet Sampai ke Pelosok. Foto: Facebook Indonesia
Jakarta -

Konektivitas menjadi inti dari misi Facebook Connectivity memberikan akses agar masyarakat bisa saling terhubung, bahkan hingga ke mereka yang berada di wilayah pelosok. Bagaimana Facebook melakukannya?

Dalam webinar 'Memperluas Infrastruktur TIK di Pedesaan', Facebook Indonesia mengklaim sejauh ini pihaknya sudah melakukan tiga proyek untuk membantu ketersediaan akses internet hingga ke desa-desa.

Tak bekerja sendirian, disebutkan Vice President Facebook Connectivity Dan Rabinovitsj, Facebook menggandeng mitra di berbagai negara dalam mencari teknologi baru, model bisnis, dan kemitraan untuk menghubungkan lebih banyak orang dengan jaringan internet yang lebih cepat.

"Di setiap negara, termasuk di Indonesia, Facebook Connectivity bekerja sama dengan mitra lokal untuk memperluas akses jaringan internet yang cepat," kata Dan dalam webinar yang digelar Rabu (21/10/2020).

"Yang pertama selalu kami lakukan adalah menggali pengetahuan lokal, mendengarkan, baru kemudian mencari tahu apa yang relevan bisa kami lakukan untuk wilayah tersebut. Kami tidak ingin hanya menawarkan layanan, kami ingin bisa bekerja sama dengan erat bareng pemerintah dan mitra lokal," sambungnya.

Dia menambahkan, inisiatif Facebook Connectivity melengkapi agenda pemerintah untuk mencapai tujuan ekonomi digital Indonesia. Adapun peranan Facebook adalah menyediakan ekosistem, bekerja dengan penyedia jaringan, penyedia infrastruktur, manufaktur peralatan, dan mitra ekosistem lainnya.

Berikut ini adalah sejumlah proyek yang sudah dilakukan Facebook bekerja sama dengan mitra lokal untuk penyediaan akses internet hingga ke daerah pedesaan.

Serat optik

Bersama PT Alita Praya Mitra, Facebook Connectivity berinvestasi pada kabel serat optik sepanjang 3.000 km di Bali, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ketika proyek tersebut selesai, inisiatif ini akan melengkapi Palapa Ring untuk menghadirkan layanan internet berkecepatan tinggi kepada lebih dari 10 juta orang, sekaligus mempromosikan inklusi digital.

Express WiFi

WiFi adalah teknologi penting yang menyediakan akses internet yang cepat, terjangkau, dan dapat diandalkan kepada masyarakat. Di Indonesia, Facebook memiliki beberapa mitra penyediaan WiFi, di antaranya BaliTower di Jakarta, D-Net di Gunung Bromo, dan Primacom untuk di daerah-daerah pedesaan.

Platform Express WiFi dari Facebook diklaim membantu para mitranya membangun, mengoperasikan, dan mengembangkan jaringan WiFi mereka secara berkelanjutan.

Terragraph

Kota-kota padat penduduk dengan infrastruktur yang rumit, menyulitkan untuk menyediakan akses internet fiber optik ke setiap jalan. Terragraph adalah teknologi nirkabel gigabit yang dirancang untuk memberikan pilihan yang cepat, terjangkau, dan mudah digunakan untuk kabel serat optik, dan dapat mendukung penggunaan akses nirkabel tetap, WiFi publik, dan menyediakan konektivitas untuk berbagai layanan smart city.

Pada 2018, Facebook dan XL melakukan uji coba Terragraph di Kota Tua, Jakarta untuk menyediakan akses WiFi publik kepada ribuan pengguna selama perhelatan Asian Games.

Terragraph menggunakan pita 60GHz yang tidak berlisensi di sejumlah negara di seluruh dunia, dan pada bulan April, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengeluarkan rancangan peraturan 60GHz untuk konsultasi publik. Facebook berharap regulasi final mengenai aturan ini segera diterbitkan.

Internet 1O1

Internet 1O1 adalah kolaborasi antara Facebook dan GSMA untuk mengembangkan konten untuk membantu orang-orang yang baru pertama kali terhubung ke internet, agar bisa memaksimalkan pengalaman online mereka.

Di Indonesia, Facebook meluncurkan program ini bekerja sama dengan Indosat Ooredoo pada Oktober 2019. Program ini menggandeng para pengecer lokal. Facebook mencatat, pada Mei 2020 mereka telah memfasilitasi pelatihan untuk 1,4 juta pengguna di 4.578 desa.



Simak Video " 'Selamat Datang Habib Rizieq' Dilabeli Berbahaya oleh Facebook"
[Gambas:Video 20detik]
(rns/fay)