Perjuangan Belajar Online di Desa, Naik ke Bukit Baru Dapat Sinyal

Perjuangan Belajar Online di Desa, Naik ke Bukit Baru Dapat Sinyal

Agus Tri Haryanto - detikInet
Sabtu, 03 Okt 2020 17:01 WIB
Telkomsel menghadirkan infrastruktur telekomunikasi berupa Compact Mobile BTS (Combat) untuk memudahkan aktivitas pembelajaran jarak jauh di Desa Pasiah Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Foto: Telkomsel
Jakarta -

Dalam kondisi pandemi Corona seperti saat ini, para pelajar harus ekstra menimba ilmu, seperti yang terjadi di Desa Pasiah Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Mereka harus ke puncak bukit dulu untuk mendapatkan sinyal internet.

Lokasi tersebut berada di pinggir jalan puncak bukit menghubungkan Kabupaten Agam dan Kabupaten Lima Puluh Kota, yang jadi titik favorit pelajar melakukan aktivitas pembelajaran jarak jauh. Pelajar ini harus 'nongkrong' di sana dari pukul 8 hingga 11 pagi.

Bagi warga di sana, titik tersebut dikenal dengan istilah Kelok HP untuk mendapatkan akses jaringan internet.

Saat ini, persoalan tersebut tidak lagi dilakukan para pelajar di sana, setelah kehadiran infrastruktur Compact Mobile BTS (Combat) Telkomsel.

Vice President Network Operation and Quality Management Area Sumatera Telkomsel Iswandi, Telkomsel menyadari di masa pandemi, terjadi perubahan perilaku masyarakat yang mulai memaksimalkan pemanfaatan teknologi guna mendukung mendukung adaptasi kebiasaan baru, terutama pembelajaran jarak jauh.

Dengan kehadiran jaringan 4G LTE Telkomsel di Desa Pasiah Waleh, kini masyarakat tidak perlu lagi menempuh perjalanan yang jauh untuk mendapatkan kualitas jaringan broadband yang memadai.

Telkomsel menghadirkan infrastruktur telekomunikasi berupa Compact Mobile BTS (Combat) untuk memudahkan aktivitas pembelajaran jarak jauh di Desa Pasiah Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.Telkomsel menghadirkan infrastruktur telekomunikasi berupa Compact Mobile BTS (Combat) untuk memudahkan aktivitas pembelajaran jarak jauh di Desa Pasiah Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Foto: Telkomsel

Iswandi mengatakan kehadiran infrastruktur telekomunikasi tersebut buah hasil dari kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Agam, Wali Nagari, Wali Jorong serta seluruh pihak terkait.

"Dalam masa pendemi COVID-19 yang penuh tantangan ini, Telkomsel senantiasa untuk terus bergerak maju memastikan ketersediaan infrastuktur jaringan broadband yang merata di seluruh pelosok negeri serta mengupayakan kualitas layanan komunikasi terbaik bagi masyarakat terutama pelajar yang memang saat ini harus melakukan aktivitas pembelajaran jarak jauh," tutur Iswandi dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2020).

Selain memecahkan persoalan infrastruktur, Telkomsel juga memberikan kemudahan bagi masyarakat lewat paket data Ilmupedia, Conference, dan paket Kuota Belajar 10 GB senilai Rp 10 dalam mengakses sejumlah aplikasi e-learning, ratusan situs sekolah/kampus yang terdaftar, serta sejumlah layanan konferensi video seperti Zoom, Google Meet, Cisco Webex, UMeetMe, Microsoft Teams, dan CloudX.

Di sisi lain, Telkomsel pun mendukung program penyaluran bantuan kuota internet gratis Kemendikbud. Telkomsel berharap masyarakat Desa Pasiah Waleh yang telah terverifikasi sebagai penerima manfaat bantuan kuota data internet dari pemerintah dapat memanfaatkan dapat dengan nyaman memaksimalkan bantuan yang diterima, dengan memanfaatkan keunggulan jaringan broadband 4G LTE Telkomsel yang kini telah beroperasi.

"Telkomsel akan terus berupaya memastikan keharidan akses jaringan broadband yang merata di seluruh wilayah di Indonesia. Belum lama di Propinsi Sumatera Barat, Telkomsel juga telah menghadirkan jaringan broadband 4G LTE pertama di Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok," pungkasnya.



Simak Video "Pengamat Pendidikan Sebut Kuota Belajar Bukan Solusi untuk Siswa"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)