Kamis, 05 Sep 2019 20:41 WIB

Media Lokal Nasihati Bos Taksi Malaysia yang Singgung Indonesia

Fino Yurio Kristo - detikInet
Halaman 1 dari 2
Demo Gojek di Kedubes Malaysia. Foto: Ari Saputra Demo Gojek di Kedubes Malaysia. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Media lokal Malaysia banyak membahas soal kontroversi Datuk Shamsubahrin Ismail, bos Big Blue Taxi, yang menolak keras kedatangan Gojek serta menyindir orang Indonesia miskin. Salah satunya New Straits Times, media besar dan berpengaruh di negeri jiran itu.

"Hati-hati dengan kata-kata Anda, ia bisa dimaafkan tapi tidak dilupakan," tulis New Straits Times dalam tajuknya yang dikutip detikINET.

"Carl Sandburg mengucap kata bijak itu, tapi mungkin pendiri Big Blue Taxi Datuk Shamsubahrin Ismail tidak mendengarkannya. Saat ini, dia membawa dirinya dan juga menyedihkannya negara ini, dalam masalah besar dengan membuat beberapa pernyataan kontroversial," tambah mereka.


New Straits Times pun membahas soal kalimat Ismail yang menyebut Indonesia adalah negara miskin dan membuat banyak orang di Indonesia tersinggung. Mereka pun memberi pesan khusus.

"Bagi perusahaan Malaysia, kami mengatakan ini, pebisnis seharusnya membuat jembatan, bukan tembok. Kata-kata Ismail akan berdampak negatif pada bisnis Malaysia di Indonesia. Jika sejarah menjadi hakimnya, dampak semacam itu bisa diduga," tandas New Straits Times.

Ke Halaman Selanjutnya (fyk/krs)