Itulah kesimpulan dalam laporan dari SharePost Inc, platform untuk investasi ke perusahaan pra IPO. Disebutkan bahwa saat ini ada sekitar 170 startup berstatus unicorn di seluruh dunia dengan kombinasi nilainya melampaui USD 600 miliar.
Jumlah tersebut melonjak cukup jauh dibandingkan tahun 2013 ketika istilah unicorn baru muncul ke permukaan. Saat itu, baru ada 39 startup unicorn dengan nilai total di kisaran USD 100 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka memperkirakan sekitar 30% startup unicorn yang berbasis di Amerika Serikat nantinya go public atau diakuisisi perusahaan lain dengan nilai lebih rendah dari USD 1 miliar. Di AS, ada sekitar 90 startup unicorn.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa investasi ke startup masih mengalir deras. Tercatat ada 19 perusahaan berhasil menjadi startup unicorn di tahun 2016, hampir sama dengan angka di tahun 2014. Artinya, investor masih melihat startup sebagai peluang investasi menguntungkan.
Di Indonesia sendiri, beberapa startup kabarnya sudah berstatus unicorn. Sebut saja layanan ride sharing Go-Jek yang kabarnya sudah bernilai di atas USD 1 miliar.
(fyk/ash)