Sebuah pesan berantai terkait WhatsApp yang mau dimatikan sempat bikin kaget penggunanya. Namun jangan cemas, itu cuma hoax alias kabar palsu.
Sebelumnya, WhatsApp digosipkan bakal shutdown pada 28 Januari 2014. Kabar ini pun menjalar ke berbagai penjuru. Berikut isi pesan hoax tersebut:
"Whatsapp is shutting down on 28th jan Message from Jim Balsamic (CEO of Whatsapp) we have had an over usage of user names on whatsapp Messenger. We are requesting all users to forward this message to their entire contact list. If you do not forward this message, we will take it as your account is invalid and it will be deleted within the next 48 hours.β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi mereka yang panik pasti langsung mem-forward pesan tersebut. Hingga akhirnya menimbulkan efek bola salju yang diharapkan oleh si pembuat pesan hoax.
Beruntung, WhatsApp dengan cepat mengeluarkan klarifikasi. Mereka pun meminta pengguna untuk tidak termakan pesan palsu tersebut, karena apa yang disebarkan adalah bohong.
"Tolong dapat dimengerti bahwa ini adalah hoax dan isinya tidak benar sama sekali. Kami lebih memilih mengembangkan fitur-fitur baru nan keren ketimbang menyebarkan kabar konyol seperti itu," tulis WhatsApp dalam keterangannya.
Modus hoax seperti di atas memang bukan barang baru. Di Indonesia sendiri sudah seringkali pesan berantai model ini menjalar ke ponsel. Namun sayangnya, tetap saja ada yang termakan dan malah ikut menyebarluaskan juga.
- Pertanyaan A-Z Seputar BBM di Android dan iOS
- BBM Lintas Platform: Dari 10 Juta Download Hingga Review Palsu
- BBM vs WhatsApp, Siapa Juaranya?
- Kontroversi BlackBerry Messenger yang Menghebohkan