Ini Kata Pendiri Gojek dan Tokopedia Soal GoTo

Ini Kata Pendiri Gojek dan Tokopedia Soal GoTo

Adi Fida Rahman - detikInet
Senin, 17 Mei 2021 14:25 WIB
GoTo
GoTo. Foto: dok GoTo
Jakarta -

Gojek dan Tokopedia akhirnya merger dan membentuk perusahaan grup GoTo. Ini kata dua pendirinya, Kevin Aluwi dan William Tanuwijaya.

Kevin Aluwi adalah Co-Founder Gojek. Setelah GoTo terbentuk, dia didapuk sebagai CEO Gojek.

Penggabungan Gojek dan Tokopedia menjadi GoTo dinilai Kevin dapat terwujud karena dua perusahaan memiliki prinsip, pemikiran dan etos kerja yang sama.

"Melahirkan kesepakatan dengan ukuran dan skala bisnis seperti Gojek dan Tokopedia dalam waktu yang relatif singkat dan lancar, hanya dapat tercapai karena kami sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu selalu memberikan pengalaman terbaik bagi konsumen didukung oleh jaringan mobilitas tercepat dan terbesar dari para mitra driver dan merchants kami. Grup GoTo berada dalam posisi kuat untuk memenuhi lebih banyak lagi kebutuhan sehari-hari konsumen," ujarnya dalam keterangan resmi mereka, Senin (17/5/2021).

Sementara itu William Tanuwijaya yang juga Co-Founder Tokopedia mengatakan berdirinya Grup GoTo membuktikan bahwa bangsa Indonesia dapat bermimpi dan mewujudkannya. Misi mereka sejak awal adalah untuk selalu menciptakan dampak sosial dalam skala besar, termasuk memberikan kesempatan yang setara bagi pegiat UMKM lokal mengembangkan bisnisnya, dan di saat yang sama, memberi pengguna akses yang sama kepada barang dan jasa di seluruh penjuru negeri. Selain mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, Grup GoTo akan memberikan kemudahan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap produk dan layanan berkualitas, kapan pun dan di mana pun.

"Perjalanan untuk mencapai tujuan kami masih panjang, tetapi hari ini adalah tentang dimulainya langkah bersama," ujar William.

Setelah GoTo diumumkan, William Tanuwijaya masih akan menempati posisi sebagai CEO Tokopedia.

Perusahan gabungan Gojek dan Tokopedia sendiri akan dipimpin oleh Andre Soelistyo sebagai CEO GoTo, dan Patrick Cao jadi Presiden GoTo.

"Model bisnis Grup GoTo menjadi semakin beragam, stabil dan berkelanjutan. GoTo mengombinasikan transaksi platform Gojek yang memiliki volume dan frekuensi yang tinggi, dengan platform e-commerce Tokopedia yang memiliki frekuensi medium, namun dengan nilai transaksi tinggi. Ke depannya, Grup GoTo akan berkontribusi lebih dari 2% kepada total PDB Indonesia dan akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja serta peluang penghasilan seiring dengan berkembangnya bisnis kami dan bertumbuhnya ekonomi. Kami sangat bersemangat untuk memulai babak berikutnya dari sejarah bisnis kami dan akan terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif di setiap sektor yang tersentuh teknologi kami," kata Patrick.

Grup GoTo memiliki daftar investor blue-chip termasuk (sesuai abjad) Alibaba Group, Astra International, BlackRock, Capital Group, DST, Facebook, Google, JD.com, KKR, Northstar, Pacific Century Group, PayPal, Provident, Sequoia Capital, SoftBank Vision Fund 1, Telkomsel, Temasek, Tencent, Visa dan Warburg Pincus.



Simak Video "Total Transaksi GoTo Grup Diklaim Tembus USD 22 Miliar"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)