TSMC Siapkan Rp 1.453 Triliun untuk Akhiri Kelangkaan Chip

TSMC Siapkan Rp 1.453 Triliun untuk Akhiri Kelangkaan Chip

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Selasa, 06 Apr 2021 17:45 WIB
Ilustrasi TSMC
Foto: Dok. TSMC
Jakarta -

Di tengah kelangkaan chip yang terjadi secara global, TSMC mengaku akan menggelontorkan USD 100 miliar atau sekitar Rp 1.453 triliun untuk meningkatkan kapasitas produksi chipnya.

Dana sebesar itu akan dipakai untuk meningkatkan kapasitas pabrik TSMC selama tiga tahun ke depan. Saking besarnya, Wall Street Journal menyebut angka investasi ini adalah terbesar di industri tersebut.

TSMC adalah perusahaan yang memproduksi chip untuk pabrikan besar seperti Apple (konsumen terbesar TSMC), MediaTek, Intel, AMD, dan banyak pembuat chip lainnya, demikian dikutip detikINET dari Phone Arena, Selasa (6/4/2021).

Namun kini TSMC mengaku sudah tak mampu untuk memenuhi pesanan para kliennya itu. Adanya peningkatan permintaan chip 5G dan kelangkaan chip secara global adalah kombinasi yang membuat perusahaan asal Taiwan itu kelimpungan.

Menurut CEO TSMC, CC Wei dalam suratnya ke para klien TSMC, bahkan setelah mengoperasikan semua fasilitas produksinya secara 100%, mereka tetap tak bisa memenuhi tingginya pesanan chip saat ini.

Wei pun menyebut TSMC sudah mulai merekrut ribuan pegawai baru dan berencana meningkatkan kapasitas produksi pabriknya dengan membangun fab baru.

Analis New Street Research Pierre Ferragu mencatat kalau investasi sebesar USD 100 miliar tersebut adalah dua kali lipat lebih besar dibanding investasi TSMC selama tiga tahun ke belakang.

Pada 2020 TSMC memproduksi chip pertamanya yang dibuat dengan proses 5nm, yaitu Apple A14 Bionic. Semakin kecil proses yang dipakai, maka semakin banyak transistor yang bisa dibenamkan ke dalam chip, alhasil kemampuan komputasinya akan meningkat, dan konsumsi dayanya menurun.

Kini TSMC sudah menyelesaikan pembangunan pabrik barunya yang bakal dipakai untuk memproduksi chip 3nm, yang berlokasi di Southern Taiwan Science Park (STSP).

TSMC bukan satu-satunya pemain di industri ini yang menggelontorkan dana besar untuk investasi. Baru-baru ini Intel pun mengaku akan mengeluarkan USD 20 miliar untuk membangun dua pabrik chip baru pada 2024 mendatang.

Sementara Samsung berkomitmen untuk mengeluarkan USD 116 miliar sampai 2030 mendatang untuk meningkatkan produksi chipnya.



Simak Video "Kiat Buat Konten Menarik di Samsung Content Creator Class"
[Gambas:Video 20detik]
(asj/fay)