Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Dibuka, Ini Kata Telkomsel-Indosat-XLSmart

Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz Dibuka, Ini Kata Telkomsel-Indosat-XLSmart


Agus Tri Haryanto - detikInet

BTS Telkomsel
Foto: Telkomsel
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi membuka lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Apa kata operator seluler Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSmart?

Kedua spektrum tersebut disiapkan pemerintah untuk menggenjot kualitas dan kecepatan internet Indonesia, seperti penyediaan layanan 4G lebih merata hingga peningkatan adopsi 5G.

Meski sudah diumumkan oleh Komdigi, Indosat masih melakukan pembahasan secara internal terkait keikutsertaannya di lelang frekuensi kali ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"Hingga saat ini, kami masih dalam tahap pembahasan internal dan belum terdapat detail informasi yang dapat kami bagikan kepada media. Kami akan menginformasikan perkembangan lebih lanjut seiring dengan progres yang berjalan," kata Indosat kepada detikINET.

Sementara itu, Telkomsel menyambut positif rencana Komdigi yang akhirnya membuka seleksi pita frekuensi 700 MHz dan frekuensi 2,6 GHz. Menurut operator seluler ini, kedua spektrum tersebut bagian penting dalam memperkuat ekosistem telekomunikasi nasional dan memperluas akses layanan broadband yang cepat, stabil, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

"Sebagai operator digital terdepan, Telkomsel berkomitmen mendukung percepatan transformasi digital nasional. Kami terus melakukan persiapan teknologi dan pengembangan infrastruktur agar spektrum baru ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghadirkan layanan yang relevan dan berdampak," tutur VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi.

Telkomsel berharap berharap proses seleksi dapat berjalan dengan baik dan produktif, sehingga pemanfaatan spektrum frekuensi ini tidak hanya memberikan nilai tambah bagi industri dan memperkuat daya saing sektor digital, tetapi juga turut menunjang upaya menjaga kesehatan industri dan investasi secara berkelanjutan.

Sedangkan, XLSmart sudah yakin akan ikut lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Tambahan spektrum ini akan membantu penguatan dan kualitas layanan XLSmart ke depannya.

"Ya, kami berminat dan akan ikut serta dalam proses seleksi pitra frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz tersebut," kata Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSmart, Reza Zahid Mirza.

Sebagai informasi, dalam seleksi ini, pemerintah menawarkan dua pita frekuensi strategis. Pertama, frekuensi 700 MHz dengan rentang 703-738 MHz (uplink) yang berpasangan dengan 758-793 MHz (downlink) dengan total lebar pita 70 MHz. Kedua, frekuensi 2,6 GHz dengan rentang 2500-2690 MHz yang memiliki total lebar pita mencapai 190 MHz.

Frekuensi 700 MHz dinilai efektif untuk memperluas jangkauan sinyal hingga ke wilayah pelosok. Sementara, frekuensi 2,6 GHz mempunyai keunggulan dalam menyediakan kapasitas besar untuk kebutuhan data berkecepatan tinggi, khususnya di kawasan padat.

Tak hanya soal alokasi frekuensi, Komdigi juga menetapkan sejumlah kewajiban bagi pemenang seleksi. Operator seluler yang terpilih wajib menghadirkan layanan 4G/LTE di desa dan kelurahan yang telah ditentukan, serta mulai mengimplementasikan teknologi 5G di berbagai kota dan kabupaten sesuai ketetapan pemerintah.

Selain itu, pemenang seleksi juga diwajibkan memenuhi komitmen finansial berupa pembayaran biaya izin awal (up-front fee), biaya tahunan penggunaan spektrum (BHP), serta jaminan pembayaran hingga masa izin berakhir.




(agt/fay)





Hide Ads