Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Robot Temukan 60 Juta Sarang Ikan di Bawah Es Antartika

Robot Temukan 60 Juta Sarang Ikan di Bawah Es Antartika


Rachmatunnisa - detikInet

Antartika
Ilustrasi. Foto: Cassie Matias/Unsplash
Jakarta -

Sebuah robot bawah laut menemukan pemandangan menakjubkan di perairan Antartika. Di dasar Laut Weddell terdapat koloni raksasa yang diperkirakan berisi sekitar 60 juta sarang ikan es dan membentang hingga 240 kilometer persegi.

Koloni tersebut dihuni oleh Jonah's icefish (Neopagetopsis ionah), spesies ikan khas Antartika yang tidak memiliki hemoglobin. Kondisi itu membuat darahnya tampak nyaris transparan, berbeda dari kebanyakan hewan bertulang belakang.

Robot bawah laut bernama LASSIE (Low-Altitude Survey System for Icefish) dikerahkan untuk memeriksa keadaan koloni tersebut. Kendaraan bawah laut otonom itu menjelajahi dasar laut selama 48 jam di kawasan dekat Filchner Ice Shelf, bagian selatan Laut Weddell.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"LASSIE menghabiskan 48 jam memantau dasar laut di bawah Filchner Ice Shelf dan mengonfirmasi bahwa koloni dengan sekitar 60 juta sarang aktif masih tetap berada di sana," demikian laporan Alfred Wegener Institute (AWI) yang dikutip Daily Galaxy.

Seberapa Besar Koloni Ikan di Antartika Ini?

Koloni tersebut pertama kali ditemukan oleh ilmuwan AWI dalam ekspedisi menggunakan kapal riset Polarstern pada Februari 2021. Ketika itu, tim memakai Ocean Floor Observation and Bathymetry System (OFOBS), sistem kamera yang ditarik sekitar 1,5 meter di atas dasar laut.

Kamera merekam lebih dari 10.000 sarang ikan pada kedalaman sekitar 420 hingga 535 meter. Berdasarkan luas wilayah dan kepadatan sarangnya, peneliti memperkirakan terdapat sekitar 60 juta sarang aktif.

Area berkembang biak itu membentang sekitar 240 kilometer persegi atau hampir seluas Malta. Temuan tersebut menjadikannya koloni perkembangbiakan ikan terbesar yang diketahui di dunia.

"Kami memperkirakan hanya akan melihat dasar laut Antartika seperti biasa. Namun, selama empat jam pertama penyelaman, yang kami lihat tidak lain hanyalah sarang-sarang ikan," kata Autun Purser, ahli biologi laut AWI yang memimpin penelitian awal.

Sarang ikan di AntartikaSarang ikan di Antartika Foto: Weddell Sea Expedition 2019

Apa yang Dicari Robot LASSIE?

Misi LASSIE bukan sekadar mengambil gambar sarang ikan. Robot tersebut juga digunakan untuk mengumpulkan informasi lingkungan di sekitar koloni.

Dengan kamera beresolusi tinggi dan berbagai sensor, LASSIE dapat membantu peneliti memantau suhu air, kadar garam, kandungan oksigen, serta arus laut. Data itu penting untuk mengetahui apakah perubahan iklim mulai memengaruhi habitat ikan es.

Hasil pemantauan menunjukkan koloni tersebut masih relatif stabil. Namun, ilmuwan menilai observasi jangka panjang tetap diperlukan karena kenaikan suhu laut dan perubahan lapisan es berpotensi mengganggu kondisi habitatnya.

Koloni itu diketahui berada di wilayah yang dialiri massa air dalam yang sedikit lebih hangat. Meski suhunya masih mendekati titik beku, kondisi tersebut diduga menyediakan lingkungan yang cocok bagi ikan untuk bertelur dan menjaga embrionya.

Mengapa 60 Juta Sarang Ikan Ini Penting?

Keberadaan puluhan juta sarang menunjukkan Jonah's icefish memiliki peran penting dalam rantai makanan Antartika. Kawasan tersebut juga menjadi lokasi perburuan bagi anjing laut Weddell yang memangsa ikan-ikan dewasa.

Penelitian awal mencatat sekitar 90% aktivitas menyelam anjing laut yang dipasangi alat pelacak terjadi di kawasan sarang aktif. Hal ini memperlihatkan hubungan erat antara koloni ikan dan predator di ekosistem Laut Weddell.

Temuan tersebut turut memperkuat dorongan pembentukan Marine Protected Area (MPA) atau kawasan perlindungan laut di Laut Weddell. Perlindungan dibutuhkan untuk menjaga lokasi berkembang biak tersebut dari potensi aktivitas manusia, termasuk penangkapan ikan, pada masa mendatang.

Menurut Alfred Wegener Institute, besarnya biomassa koloni menjadikan wilayah ini salah satu ekosistem terpenting di Laut Weddell sekaligus area perkembangbiakan ikan terluas yang pernah ditemukan.



(afr/afr)








Hide Ads