Bos Smartfren: Nggak Perlu Pusing Matikan Sinyal 3G

Bos Smartfren: Nggak Perlu Pusing Matikan Sinyal 3G

ADVERTISEMENT

Bos Smartfren: Nggak Perlu Pusing Matikan Sinyal 3G

Agus Tri Haryanto - detikInet
Selasa, 27 Sep 2022 22:00 WIB
Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys
Seloroh Bos Smartfren: Nggak Perlu Pusing Matikan Sinyal 3G. Foto: Agus Tri Haryanto/detikINET
Jakarta -

Presiden Direktur Smartfren Merza Fachys berseloroh bahwa pihaknya tidak perlu repot-repot menghapus layanan 3G di saat operator seluler tetangga masih berkutat bagaimana caranya mematikan jaringan seluler generasi ketiga tersebut.

"Smartfren adalah satu-satunya operator yang jaringannya 100% itu 4G, nggak punya 2G, nggak punya 3G. Sementara operator lain masih sibuk sekarang mau phase out 3G, mau phase out 2G, nggak gampang dan Smartfren tidak melakukan itu sekian tahun lalu," tutur Merza di kantor Smartfren, Jakarta, Selasa (27/9/2022).

Sebagai informasi, Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo Hutchison terus mencari cara dan strategi untuk mematikan layanan 3G. Mereka menargetkan pada akhir tahun ini jaringan tersebut dimatikan. Sebelumnya juga, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah meminta kepada operator seluler agar mematikan sinyal 3G, yang nantinya frekuensi tersebut dipakai untuk pengembangan 4G.

Dengan hanya mengoperasikan jaringan 4G, Merza melanjutkan, Smartfren dapat memberikan layanan yang optimal kepada para pelanggannya saat berselancar di dunia maya.

"Hal inilah yang mungkin kita perlu sadari semua bahwa dengan 100% nonton video nikmatnya bukan main," ucapnya.

Hal itu yang menjadi dasar Smartfren dengan menjalin kerja sama dengan platform video on demand, Vidio, dengan menawarkan paket bundling harga terjangkau dan bonus kuota ketika menikmati streaming Liga Inggris, Liga 1, hingga tayangan Formula 1 (F1).

"Apa sih kolabirasi Smartfren dan Vidio? saya rasa gampang jelasinnya, yaitu semua pelanggan Smartfren pasti nonton Vidio dan semua pelanggan Vidio pasti pakai Smartfren. Itulah kira-kira kolaborasinya," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Chief Product & Service Strategy Smartfren, Hermansyah Arifin memaparkan dari total pelanggannya, 87% itu mengakses konten streaming, kemudian juga menggunakan data untuk media sosial sebanyak 93%, hingga keperluan chat sebanyak 92%.

Khusus untuk akses konten streaming, Smartfren mengatakan pertumbuhan yang mengaksesnya terus mengalami pertumbuhan. Bahkan sejak 2019 sampai saat ini, melonjak sampai 300%.

Smartfren yang sebelumnya merupakan operator CDMA, kemudian bertransformasi menjadi operator seluler pertama di Indonesia yang meluncurkan secara komersial layanan 4G pada pertengahan tahun 2015. Dari saat itu sampai saat ini, anak perusahaan Sinar Mas ini menggunakan pita frekuensi 2300 MHz untuk menggelar menghadirkan sinyal 4G di tanah air.

Dengan wilayah cakupan jaringan nasional, dan lebih dari 43.000 BTS 4G yang tersebar di 220 kota di seluruh Indonesia. Saat ini, Smartfren juga menjadi pelopor berbagai inovasi produk, seperti layanan Voice-over-LTE (VoLTE) dan SIM Digital (eSIM) di Indonesia.



Simak Video "Telkomsel Suntik Mati Jaringan 3G Hari Ini"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/asj)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT