Jalur Tol Internet Terbaru dari Amerika Sampai ke Indonesia

Jalur Tol Internet Terbaru dari Amerika Sampai ke Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 22 Jun 2022 16:45 WIB
Kabel Bawah Laut SKKL Echo dari Amerika untuk disambung ke XL Axiata.
Jalur Tol Internet Terbaru dari Amerika Sampai ke Indonesia (Foto: Agus Tri Haryanto/detikcom)
Karawang -

Jalur tol internet yang terbaru dari Amerika Serikat melalui kabel bawah laut, akhirnya sampai ke Indonesia. Harapannya akses internet makin kencang.

Setelah beberapa bulan masa pembangunan dan penempatan di bawah bawah laut, Sistem Komunikasi Kabel Bawah Laut (SKKL) Echo akhirnya berlabuh di Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Jalur 'tol internet' akan membuat akses internet Indonesia-Amerika Serikat (AS) makin ngebut.

Ini ditandai dengan berlabuhnya golden buoy, semacam balon yang dipasang di kabel optik yang nantinya ditarik ke daratan yang selanjutnya disambungkan dengan jaringan kepunyaan XL Axiata.

Sebagai informasi, SKKL Echo ini merupakan proyek bersama antara induk perusahaan Facebook Meta, Google, dan XL Axiata. Total panjang SKKL ini 15 ribu km yang membentang dari Singapura, Indonesia, Guam, sampai ke Eureka, California, AS.

"Kedatangan Golden Buoy di Tanjung Pakis ini merupakan bagian dari rangkaian pembangunan proyek SKKL Echo yang sangat panjang, di mana kabel fiber optik ditarik dari California, Amerika Serikat, melintasi Samudera Pasifik, langsung ke sini, dan nanti berlanjut hingga ke Singapura," ujar Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa di Pantai Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat, Rabu (22/6/2022).

"Setelah sampai di Indonesia, SKKL Echo akan dikoneksikan dengan sistem jaringan milik XL Axiata yang kemudian bisa kami manfaatkan untuk meningkatkan kualitas koneksi internet bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia," sambung Gede.

Berbeda dengan kabel bawah laut yang ada saat ini, SKKL Echo akan langsung menghubungkan langsung antara Indonesia dan AS. Dampaknya, akan membuat kapasitas dan latensi dari dan ke RI-AS semakin cepat dari yang sebelumnya karena harus mampir ke negara lain dulu.

Bagi XL Axiata, keberadaan SKKL Echo ini akan memberikan kualitas jaringan dan layanan yang lebih baik bagi pelanggan dan masyarakat Indonesia dengan penambahan dan ketersediaan infrastruktur jaringan fiber optik yang menghubungkan ke jaringan global.

Keberadaan SKKL ini sekaligus akan menambah koneksi internet ke jaringan global. Ini akan memperkuat lagi koneksi melalui SKKL-SKKL yang selama ini sudah XL Axiata miliki.

"Bagi XL Axiata, keberadaan SKKL Echo ini akan memberikan alternatif akses internet dan data dengan kapasitas besar ke luar negeri, yang pada akhirnya akan bisa meningkatkan kualitas akses internet bagi seluruh pelanggan, termasuk kalangan korporasi dan pemerintahan," lanjut Gede.

Saat ini, XL Axiata telah memiliki sejumlah SKKL yang mendukung layanan akses internet ke jaringan global. SKKL tersebut antara lain adalah SKKL Batam - Sarawak yang mulai dioperasikan awal Juni 2022, SKKL Australia - Indonesia - Singapura yang beroperasi Oktober 2018.

XL Axiata, seperti dikatakan Gede, berharap proyek dikerjakan ini akan tuntas dan akan bisa mulai beroperasi pada Q3 tahun 2023. Menurut Gede, pihaknya sangat menantikan manfaat dari SKKL Echo ini untuk meningkatkan kualitas layanan internet.

"Kita targetkan pada kuartal ketiga atau Agustus tahun ini SKKL Echo sudah beres," ucap Gede.



Simak Video "Jokowi Jelaskan Proyek Kabel Bawah Laut RI-Pantai Barat AS"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)