3.400 Km Kabel Internet Bawah Laut Dibangun Hubungkan Pulau di RI

ADVERTISEMENT

3.400 Km Kabel Internet Bawah Laut Dibangun Hubungkan Pulau di RI

Adi Fida Rahman - detikInet
Jumat, 25 Feb 2022 12:15 WIB
Kabel Optik
Ilustrasi
Jakarta -

Jaringan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) berkapasitas tinggi yang dinamakan Varuna Cable System (VCS) akan dibangun. Jaringan SKKL ini akan menghubungkan pulau Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa, Labuan Bajo, Sulawesi,Kalimantan, Bawean, Madura dan kembali ke pulau Jawa dalam satu lingkaran yang tersambung dengan panjang kabel optik secara keseluruhan lebih dari 3.400 km.

SKKL ini bakal dibangun oleh PT Varuna Cahaya Santosa, ini merupakan perusahaan patungan (Joint Venture) PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk. (CCSI) bersama dengan PT NAP Info Lintas Nusa (Matrix NAP Info). Penandatanganan dokumen legalistas pendiriannya telah dilakukan pada 22 Februari lalu.

Tak hanya itu, CCSI dan Matrix NAP Info juga telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Mitsui & Co., Ltd. Perusahaan manufaktur asal Jepang ini menyatakan minatnya ambil bagian dalam penyertaan saham di VCS, dan pembahasan berkaitan dengan hal ini masih berlangsung.

Pihak CCSI mengatakan dibangunnya VCS bertujuan untuk memperkuat infrastruktur telekomunikasi di Indonesia, yang merupakan fondasi dasar bagi ekonomi digital yang sedang berkembang cepat. Para stakeholders dari VCS melihat bahwa perkembangan jaringan telekomunikasi yang semakin meluas di luar pulau Jawa secara mutlak memerlukan pembangunan jaringan backbone kabel optik bawah laut yang menghubungkan pulau-pulau di seluruh Indonesia.

"Varuna Cable System (VCS) memiliki keunggulan dalam jangkauan melayani daerah-daerah di beberapa kepulauan Indonesia yang sedang berkembang ekonomi digitalnya,"ujar Peter Djatmiko, President Director CCSI dan VCS, dalam keterangan resminya

Dalam kerjasama ini, CCSI bertanggung jawab sebagai kontraktor pengadaan dan penggelaran (Engineering Procurement Construction), dan saat pengoperasian dan pemeliharaan jaringan. Kabel Optik Bawah Laut yang akan digunakan adalah buatan CCSI dengan spesifikasi teknis 48 (empat puluh delapan) fiber cores, dengan tipe kabel Repeaterless System, light-weight (LW), singlearmoured (SA) atau double armoured (DA).

VCSPenandatanganan MoU CCSI, Matrix Nap Info dan Mitsui Foto: CCSI

Pemilihan kabel optik CCSI adalah karena telah memiliki beberapa sertifikasi Nasional dan Internasional, yaitu: TUV SUD Certification, Sertifikasi Telkom Indonesia, UQJ Consortium Submarine Certification, dan Sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri/TKDN

Pembangunan jaringan ini ditargetkan dapat selesai dalam kurun waktu 24 bulan dengan penggelaran jalur kabel yang telah mengikuti alur koridor Nasional sesuai dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Alur Pipa dan Kabel Bawah Laut.

Selain itu, spesifikasi penanaman kabel mengikuti peraturan Menteri Perhubungan No. PM 129 Tahun 2016 tentang Alur - Pelayaran di Laut dan Bangunan dan/atau Instalasi di Perairan sebagaimana tertera pada Bab IX Bangunan atau Instalasi di Perairan, Pasal 64 point 2.b. Instalasi Kabel Bawah Laut.

"VCS ini sebagai salah satu kendaraan dalam hal perwujudan literasi digital inklusif yang menekankan pemerataan bagi seluruh rakyat Indonesia. Kami harapkan kehadiran VCS juga sebagai bentuk kontribusi nyata kami bagi Indonesia sejalan dengan ajakan pemerintah agar seluruh stakeholder ICT dapat berkolaborasi dalam hal transformasi digital tanah air," ujar Thomas Dragono, Managing Director Matrix NAP Info.



Simak Video "Tukang Las dengan Gaji Rp 70 Juta"
[Gambas:Video 20detik]
(afr/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT