Siaran TV Digital Bisa Cegah Kiamat Internet

ADVERTISEMENT

Siaran TV Digital Bisa Cegah Kiamat Internet

Agus Tri Haryanto - detikInet
Rabu, 23 Feb 2022 20:12 WIB
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakukan migrasi TV analog ke digital atau dikenal Analog Switch Off (ASO) dimulai 30 April dan berakhir 2 November 2022.
Cegah Kiamat Internet, Siaran TV Digital Harga Mati. Foto: Screenshot
Jakarta -

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyebutkan kalau digitalisasi penyiaran tidak dilakukan segera mungkin, HP model iPhone yang paling canggih tak bisa akses internet nantinya.

Pemerintah melalui Kominfo tengah mempersiapkan proses Analog Switch Off (ASO) atau Migrasi TV analog ke digital dimulai 30 April 2022. Semula penghentian siaran TV analog ini dilakukan pada 17 Agustus 2021, tetapi pemerintah menundanya.

Staf Ahli Menkominfo Henri Subiakto mengatakan bahwa Indonesia saat ini sedang krisis bandwidth. Sehingga dibutuhkan tambahan spektrum untuk keperluan mobile broadband.

"Sekarang ini kita defisit 500 MHz. Karena defisit makin tinggi itu ditandai dengan HP jadi lemot, kalau lemot nanti bisa mejen sebab masih menggunakan frekuensi, bukan WiFi, kalau yang pakai fiber optik itu masih aman karena nggak pakai bandwidth," tutur Henri, Rabu (23/2/2022).

Seiring dengan perkembangan 5G di Indonesia dan masyarakat yang sudah menggunakan smartphone, jaringan seluler makin haus akan frekuensi baru.

"Kalau tidak dilakukan digitalisasi penyiaran, HP tercanggih katakanlah iPhone atau Samsung nggak bisa akses internet dengan leluasa, karena bandwidth penuh, penggunannya banyak," ucap Henri.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakukan migrasi TV analog ke digital atau dikenal Analog Switch Off (ASO) dimulai 30 April dan berakhir 2 November 2022.Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan melakukan migrasi TV analog ke digital atau dikenal Analog Switch Off (ASO) dimulai 30 April dan berakhir 2 November 2022. Foto: Screenshot

Henri mengibaratkan bandwidth ini seperti jalan tol, sedangkan pengguna smartphone itu mobil yang melintas di tol tersebut.

Apabila semakin telat melakukan suntik mati TV analog, Henri menyebutkan, pengguna HP akan jadi korbannya.

"Mau bikin jalan tol, tapi lahannya dipakai TV analog, itu kita punya 700 lembaga penyiaran yang harus ditata ulang. Sebab saat analog, di pita frekuensi 700 MHz, satu televisi bisa pakai 8 MHz, namun ketika digitalisasi bisa dioptimalkan lagi 8 MHz dipakai 12 stasiun TV," jelasnya.

"Kalau telat, TV analog yang menggunakan frekuensi emas atau terbaik ini akan ganggu akses internet untuk upload dan download, juga untuk 5G ke depannya. Di situlah, digitalisasi penyiaran itu penting. Tidak hanya bisa bikin lemot, tapi ekonomi digital bisa terganggu," pungkasnya.

Kominfo akan mematikan siaran TV analog yang sudah mengudara hampir 60 tahun dengan sistem penyiaran yang lebih canggih, yakni siaran TV digital.

Proses migrasi TV analog ke digital tersebut akan terbagi ke dalam tiga tahap. ASO Tahap 1 pada 30 April 2022, ASO Tahap 2 pada 25 Agustus 2022 dan ASO Tahap 3 pada 2 November 2022.



Simak Video "Wilayah Jabodetabek Siap-siap Migrasi TV Analog ke Digital"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/fay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT