Tahun Lahirnya 5G di Indonesia

Year In Review 2021

Tahun Lahirnya 5G di Indonesia

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 06 Jan 2022 06:52 WIB
Ilustrasi 5G
Tahun Lahirnya 5G di Indonesia (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Tahun 2021 menjadi tahun lahirnya 5G di Indonesia. Babak baru jaringan seluler mulai dijajaki Indonesia, setelah resmi memperkenalkan 5G secara komersial. Selamat datang 5G!

Dengan komersialisasi 5G, masyarakat dapat merasakan jaringan seluler generasi kelima secara langsung, yang bisa lebih ngebut 10-20 kali lipat dibandingkan dengan 4G yang dirilis sejak 2014. 5G bisa melesat di atas 1 Gbps sampai 10 Gbps.

Namun 5G tidak selalu soal kecepatan. 5G menawarkan manfaat yang lebih luas dalam kemajuan peradaban teknologi, seperti latensi lebih rendah yang ini menguntungkan teknologi yang butuh keakuratan hingga tidak adanya buffering, seperti Virtual Reality (VR), Augmented Reality (AR), robotik, hingga mobil otonom alias tanpa supir.

Selain itu, 5G bisa mendukung streaming game berbasis cloud, sehingga sensasi bermain game jauh lebih mengasyikkan. Teknologi 5G memungkinkan dokter melakukan operasi jarak jauh, misalnya untuk pasien di daerah terpencil.

Keunggulan-keunggulan tersebut tidak bisa dilakukan 4G, tapi 5G bisa melakukannya. Dengan hadirnya 5G, memberi sinyal kalau Indonesia sedang masuk ke dalam era digital sesungguhnya.

Hadirnya 5G akan mendongkrak ekonomi digital Indonesia. Berdasarkan hasil riset Google, Temasek, dan Bain & Company, ekonomi digital Indonesia terbesar di Asia Tenggara dan berpotensi meningkat seiring adopsi layanan digital.

Ekonomi digital Indonesia nilai totalnya sebesar USD 70 miliar pada 2021 dan diperkirakan Gross Merchandise Value (GMV) tersebut menjadi USD 146 miliar pada 2025.

Telkomsel merupakan operator seluler pertama yang merilis jaringan 5G komersial di Indonesia, tepatnya pada 27 Mei 2021. Langkah tersebut tak terlepas setelah anak perusahaan Telkom ini mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komifo).

Tidak sampai di sana, Telkomsel langsung gaspol sepanjang 2021 membawa 5G ke berbagai daerah, di antaranya Jabodetabek, Telkomsel Smart Office Jakarta, Bandara Soekarno-Hatta, Surabaya, Makassar, Bali, Batam, Medan, Solo, Balikpapan yang semuanya ada di GraPARI. Sedangkan di Bandung tersedia di Telkom University dan ITB.

Dalam komersialisasi 5G, Telkomsel memiliki misi untuk mendorong implementasi dan pemanfaatan 5G untuk berbagai segmen baik itu segmen konsumer, enterprise, hingga akademik untuk membuka peluang berbagai inovasi pemanfaatan 5G yang berguna bagi masyarakat.

Lalu, ada Indosat Ooredoo yang sampai akhir 2021 telah menghadirkan sinyal 5G di lima kota, yakni Solo, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan. Sedangkan, XL Axiata juga sudah mendapatkan SKLO 5G, tapi belum menghadirkan layanan secara komersial, baru sebatas uji coba yang bisa dinikmati para pelanggannya.

Sampai akhir 2021, 5G masih bertahap penggelarannya. Hal ini mengingat butuh investasi besar serta kolaborasi lebih intensif antar pemangku kepentingan untuk memasyarakatkan teknologi ini dan mematangkan ekosistemnya.

"Ke depannya, kita semua berharap ya kita tentu harus menjaga agar komersialisasi 5G dapat berkembang dengan baik di Indonesia," harap Menkominfo Johnny G Plate beberapa waktu lalu.

Halaman selanjutnya: Pembangunan 5G di tahun 2022 >>>