Cara ITDRI-Huawei Asah Talenta Digital Sambut Kehadiran 5G

Cara ITDRI-Huawei Asah Talenta Digital Sambut Kehadiran 5G

Yudistira Perdana Imandiar - detikInet
Selasa, 08 Jun 2021 15:03 WIB
Telkom
Foto: Dok. Telkom
Jakarta -

Telkom melalui Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI) dan Huawei ASEAN (Indonesia) menggelar 5G On Boarding for Telkom Senior Leaders pada Kamis (3/6) lalu. Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari nota kesepahaman (MoU) yang telah dijalin ITDRI dan Huawei dalam pemberdayaan talenta digital.

Acara tersebut dibuka oleh Chief of Technology Officer TelkomGroup Herlan Wijanarko dengan didampingi oleh SGM Telkom CorpU sekaligus Chairman of ITDRI Jemy V. Confido. Turut hadir pula Dean of Huawei ASEAN Academy Indonesia Mr. Lai Chaosen, Huawei Telkom Account Director Mr. Allen Yuhaizhong, Huawei Telkom Account Manager Mr. Lubby Lucheng, dan Wireles Network Technical Trainer Huawei & Keynote Speaker Mr. Jimmy Tan.

Dalam opening speechnya, Herlan menyampaikan bahwa 5G sebagai technology leap akan menjadi game changer yang berdampak pada kebaikan dan keberlanjutan industri telco di Indonesia di tahun mendatang.

"TelkomGroup, terutama Telkomsel menjadi first mover implementasi teknologi 5G dengan tujuan bukan saja sebagai technology leader namun juga ditujukan untuk dapat tetap "keep in pace" dengan pengembangan ekosistem 5G," ujar Herlan dikutip dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).

Herlan berharap kerja sama ITDRI dengan Huawei dapat memunculkan inovasi baru dan talenta khususnya new technology seperti 5G, AI, Big Data, IoT, dan Cloud, yang juga mendukung 3 pilar ITDRI sebagai research institute, digital academy, telecommunication & digital capability center.

Sementara itu, Jemy V. Confindo melaporkan program training ini adalah satu dari serangkaian program kolaborasi ITDRI - Huawei. Kegiatan tersebut berorientasi pengembangan talenta digital di Indonesia.

"Program pengembangan kompetensi digital dalam kiprah kami ini berkontribusi untuk Indonesia dalam pengembangan talent. Selain itu pula kami tentu saja akan memperkuat di bidang inovasi dan riset baik dengan mitra nasional maupun dengan mitra global seperti yang hari ini kita selenggarakan," terang Jemy.

Dalam kesempatan yang sama, Lai Chaosen mengungkapkan pihaknya akan fokus pada pengembangan talenta ICT menunjang penerapan teknologi baru seperti 5G, AI, Big Data, Cloud, dan IoT.

"Melalui program ini, kami berharap dapat mencapai serangkaian kolaborasi penelitian dan inovasi bersama dengan Telkom dan Pemerintah Indonesia untuk mempromosikan transformasi digital dan kesuksesan komersial kedua belah pihak dalam waktu dekat," kata Lai Chaosen.

Menurutnya, saat ini merupakan momen tepat untuk membahas model bisnis 5G, tren perkembangan, teknologi utama, dan berbagi kasus global. Lai pun berharap Telkom-ITDRI dapat memperoleh banyak hal dan memiliki kepercayaan diri yang lebih besar dalam pengembangan jaringan 5G dan aplikasi komersial di masa depan.

Dengan dihadiri sebanyak 44 peserta yang merupakan Senior Leaders TelkomGroup, training ini dilaksanakan secara virtual dengan menggunakan platform Virtual Learning Interractive Class (VLIC). Para peserta mendapatkan tiga modul pembelajaran yang dipaparkan oleh Jimmy Tan, di antaranya terkait 5G Industry Progress, 5G Use Case and Business Application, dan 5G Intelligent Operation Maintenance.



Simak Video "Rekam Jejak Abdee 'Slank': Musisi hingga Komisaris Telkom"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)