Masih Kesulitan Soal Kuota Internet Gratis, Ini Cara Mengatasinya

Masih Kesulitan Soal Kuota Internet Gratis, Ini Cara Mengatasinya

Agus Tri Haryanto - detikInet
Kamis, 15 Okt 2020 06:39 WIB
Sejumlah anak dengan didampingi orang tua berkumpul di pos keamanan atau pos ronda di pemukiman kawasan Pejompongan, Benhil, Jakarta, Jumat (4/9/2020).
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Meski bantuan kuota internet gratis untuk mendukung pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) telah disalurkan, masih ada kendala, seperti bagaimana cara mengaktifkan paketnya. Catat, ini nomor telepon untuk memberikan solusinya.

Seperti diketahui, kuota gratis pemerintah tahap pertama telah cair pada pada 22-24 September 2020 (tahap I) dan 28-30 September 2020 (tahap II). Selama perjalanannya, ternyata memunculkan kendala baru, seperti minimnya pusat informasi atau edukasi bagi penerima manfaat bantuan kuota internet gratis ini.

Mereka masih ada yang kebingungan mengenai bagaimana untuk mendapatkan kuota gratis dari pemerintah maupun dari operator seluler Hutchison 3 Indonesia (Tri), hingga terkait cara memeriksa apakah nomornya sudah mendapatkan bantuan kuota gratis atau belum.

Persoalan-persoalan yang muncul tersebut coba diselesaikan Tri yang menyediakan hotline atau saluran telepon cepat sebagai sarana edukasi bagi pihak yang belum mengerti bagaimana cara mendapatkan bantuan kuota internet gratis. Hotline atau saluran telepon cepat ini berlaku untuk semua nomor dimana untuk pengguna Tri dapat menghubungi melalui nomor 132 dan untuk non-pengguna Tri dapat menghubungi melalui 089644000123.

"Kami menemukan masih banyak pelanggan yang terkendala dan kesulitan mencari informasi bagaimana cara untuk mendapatkan kuota pendidikan dan kuota tambahan dari Tri Indonesia ini," ujar Dolly Susanto, Chief Commercial Officer 3 Indonesia dalam keterangan tertulisnya yang diterima detikINET.

"Dengan adanya hotline ini, diharapkan pengguna Tri maupun non Tri dapat terinformasi dan menikmati kuota gratis untuk mendukung kegiatan belajar mengajar online agar berjalan lancar," ucapnya menambahkan.

Dalam mendukung pembelajaran jarak jauh, Tri dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan kuota internet gratis hingga 86 GB yang ditunjang dengan jaringan 4,5G yang terus diperluas dan diperkuat oleh Tri.

Untuk mendapatkan kuota internet gratis ini, bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), siswa, guru, mahasiswa, dan dosen perlu mendaftarkan kartu Tri yang dimilikinya ke sekolah atau perguruan tinggi. Setelah itu, sekolah dan perguruan tinggi akan mendaftarkan nomor tersebut melalui sistem Dapodik dan PDDIKTI untuk merekap semua nomor.

Pengguna Tri sendiri dapat menikmati kuota hingga 86GB dimana kuota hingga 50 GB diberikan dari pemerintah serta tambahan 36 GB dari Tri, terdiri dari 30 GB kuota belajar dan tambahan 6 GB bagi pelanggan yang telah mengunduh aplikasi bima+ untuk pertama kali.

Bantuan kuota internet gratis selanjutnya dijadwalkan diberikan pada 22-24 Oktober 2020 (tahap I) dan 28-30 Oktober 2020 (tahap II). Selanjutnya, bantuan bulan ketiga dan keempat yang dikirim bersamaan pada tanggal 22-24 November 2020 (tahap I) dan 28-30 November 2020 (tahap II).



Simak Video "Keluh Kesah Kepsek dan Wali Murid soal Susahnya Kuota untuk PBJJ"
[Gambas:Video 20detik]
(agt/afr)